LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 negara mayoritas non-muslim yang mengakui kedaulatan
Palestina. Mereka termasuk ke dalam 147 negara di dunia yang mendukung kemerdekaan rakyat Palestina.
Status politik Palestina memang masih menuai perdebatan. Salah satu negara Timur Tengah yang sampai sekarang berkonflik dengan Israel ini sebenarnya diakui lebih dari 135 negara.
Namun masih ada beberapa yang enggan melegalkannya, salah satunya Amerika. Pada 31 Juli 2019, sebanyak 71,5 persen negara yang tergabung dalam PBB mengakui kemerdekaan Palestina.
Baca Juga: Bagaimana Raja Charles III Memandang Palestina?Berikut data yang didapat Langit7 terkait negara mayoritas non-muslim yang mengakui kedaulatan Palestina, ini rangkumannya:
1. JermanSalah satu negara produsen mobil terbesar di dunia ini juga mengakui kedaulatan Palestina. Bahkan, Jerman mendorong perdamaian antara Palestina- dan Israel.
Mantan Kanselir Jerman, Angela Merkel mengungkapkan, pihaknya sangat menginginkan kehidupan yang aman dan damai yang bisa dirasakan warga Palestina.
2. JepangNegara kelahiran para samurai ini memberikan dukungan mereka pada kemerdekaan Palestina. Jepang mendukung hak penentuan nasib sendiri rakyat Palestina, termasuk pembangunan negara Palestina yang merdeka di masa depan.
Bahkan, Jepang telah memberikan lebih dari USD2,1 miliar untuk membantu Palestina sejak 1993. Disebutkan, Jepang akan terus mendukung Palestina menghadapi konflik dan kesulitan yang telah berlangsung lama, terutama saat wabah pandemi Covid-19 dua tahun lalu.
3. Korea UtaraNegara komunis di bawah kepemimpinan Kim Jong Un ini mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. Hal ini justru bertentangan dengan negara tetangganya, yaitu Korea Selatan yang masuk dalam salah satu negara yang tak mengakui kemerdekaan Palestina.
Korea Utara sudah terlibat dengan Organisasi Pembebasan Palestina sejak dimulai pada 1966 silam. Dukungan itu dilakukan oleh Korea Utara dengan memasok sejumlah senjata dan bantuan militer.
4. TiongkokHubungan bilateral antara Republik Rakyat Tiongkok dan Palestina sudah dimulai sejak zaman Mao. Pada era pasca-Mao, Tiongkok masih mendukung Organisasi Pembebasan Palestina dalam forum-forum internasional.
Tiongkok mengakui kedaulatan Palestina pada 1988. Sejak 1992, Tiongkok juga menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan sejak itu menjalani hubungan baik dengan kedua entitas tersebut.
5. RusiaNegara yang memiliki pemimpin karismatik, Vladimir Putin ini juga mendukung kedaulatan dan kemerdekaan Palestina. Rusia ingin rakyat Palestina dapat menentukan nasibnya sendiri dengan mendirikan negara.
Dilansir Kantor Berita Palestina, Wafa, disebutkan bahwa Putin menekankan posisi tegas Rusia dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina. Rusia akan terus memberikan dukungan politiknya untuk perjuangan Palestina di semua forum internasional.
Wafa juga melaporkan, Putin menolak praktik Israel yang mencegah akses jemaah ke Masjid Al-Aqsa secara bebas. Israel diminta menghormati status quo sejarah yang ada di tempat suci tersebut.
(bal)