LANGIT7.ID, Jakarta -
Ilmu kalam merupakan disiplin filsafat mencari prinsip-prinsip teologi Islam melalui dialektika. Dalam mempelajarinya perlu melibatkan nalar dan logika.
Ilmu kalam disiplin filsafat mencari prinsip-prinsip
teologi Islam melalui dialektika. Dalam mempelajarinya perlu melibatkan nalar dan logika.
Intelektual muslim alumni Arizona State University Amerika, Muhamad Rofiq Muzakkir mengatakan, ilmu alam ini menyoalkan keyakinan tentang Tuhan, baik dalam keberadaan dan sifat-Nya.
"Tapi dengan metode berargumen atau perdebatan," kata Rofiq dilansir dalam laman Muhammadiyah, Ahad (18/9/2022).
Baca Juga: Larangan Berkumpul dengan Kaum yang Olok-olok Agama IslamHal ini sejalan dengan definisi yang disampaikan Ibnu Khaldun bahwa Ilmu Kalam adalah ilmu yang melibatkan argumentasi dengan bukti-bukti rasional dalam rangka membela akidah.
Lalu ilmu kalam merupakan tradisi Islam? Para ahli berbeda pendapat mengenai asal usul ilmu kalam dalam Islam. Salah satunya soal dinamika internal umat Islam.
Rofiq tidak memungkiri bahwa kalam lahir dari perjumpaan muslim generasi awal dengan agama dan kebudayaan yang berbeda.
Namun kontribusi dinamika internal umat Islam dalam kelahiran diskursus kalam juga tidak kalah besar. Dinamika internal ini muncul berawal dari konflik politis yang kemudian menjadi ajang debat teologis.
Wacana yang dibahas ialah soal kedudukan orang yang berdosa besar, pemimpin yang legal pasca Rasulullah wafat, takdir Allah, dan lain-lain.
Perdebatan-perdebatan tersebut akhirnya berkembang menjadi kompleks dan mendalam. Ada juga faktor internal yang dimulai dari konflik-konflik politik generasi muslim awal.
(bal)