Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home global news detail berita

BNPT: Radikal Merupakan Cara Berpikir Mendalam yang Dianjurkan

fajar adhitya Jum'at, 23 September 2022 - 13:45 WIB
BNPT: Radikal Merupakan Cara Berpikir Mendalam yang Dianjurkan
BNPT: Radikal Merupakan Cara Berpikir Mendalam yang Dianjurkan. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid menjelaskan pemahaman yang salah mengenai kata radikal. Dia menyatakan, radikal adalah cara berpikir mendalam yang sangat dianjurkan.

Brigjen Ahmad mendorong agar umat Islam berpikir radikal, yakni berpikir secara substansial, mendasar, mengakar, dan fundamental. Namun, radikal jangan sampai menjadi ideologi atau isme. “Sehingga menjadi radikalisme atau ekstrimisme,” ujarnya di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Bekasi dilansir laman resmi MUI, Jumat (23/9/2022).

Dia menerangkan bahwa radikalisme dan ekstrimisme adalah identik. Radikalisme merupakan terminologi lokal, sedangkan ekstrimisme merupakan terminologi asing.

Baca Juga: Muhammadiyah Tingkatkan Sinergi Program dengan Dubes Australia

“Jadi kita samakan persepsi mau pake ekstrimisme maupun radikalisme silahkan. Radikalisme adalah paham yang menjiwai semua aksi terorisme,” jelasnya.

Ahmad Nurwakhid menegaskan bahwa seseorang termasuk umat Islam boleh berpikir radikal karena radikal itu sendiri berasal dari kata radiks yang berarti akar. Tetapi, ia kembali menegaskan bahwa tidak boleh ditambah isme karena bisa menjadi sebuah sikap atau gerakan yang berpotensi makar.

“Kelompok radikalisme sering kali salah menafsirkan, memanipulasi, dan mendistorsi serta mempolitisasi agama. Mempolitisasi ayat-ayat agama suci,” ujarnya.

Baca Juga: Catatan Adian Husaini untuk Waketum Persis: Istiqamah, Lurus, dan Santun

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)