LANGIT7.ID, Tangerang - Tanaman hias dijadikan obat penghilang stres bagi peminatnya. Berbagai jenis dan corak warna tanaman hias yang mencolok memanjakan mata dan memberikan ketenangan jiwa.
Deni Indra Sukri dan istrinya, Putri, mendapatkan kepuasan tersendiri dari hobi dan bisnis tanaman hias yang mereka geluti. Selain menjadi obat stres bagi keduanya, hobi ini juga menjadi bisnis bagi mereka dan mampu memberikan imbalan yang cukup memuaskan.
“Ternyata tanaman memiliki nilai ekonomis yang sangat menjanjikan, yang tadinya hanya tanaman yang biasa, jika dipadukan dengan tanaman koleksi akan menjadi salah satu investasi. Ini berkah pandemi, kita kejebur juga sebenarnya dari bermain tanaman untuk pribadi, sekarang kami berubah menjadi jasa pembuatan taman yang cukup menguntungkan,” ujar Deni dikanal Youtube Kisah Tanpa Batas.
Baca juga: Punya Gelar Double Degree, Muslim Ini Putuskan Rintis Ternak Sapi di Kampung HalamanDeni mengaku, telah membuka jasa pembuatan tanaman vertikal dari hobinya. Jasa pembuatan taman ini diberikan kepada mereka yang juga memiliki kecintaan terhadap tanaman hias tapi tidak memiliki cukup ruang.
![Berawal dari Hobi, Pasutri Ini Bisa Bangun Rumah dari Bisnis Tanaman Hias]()
Dengan desain Deni, ia berusaha menghadirkan sebuah taman vertikal dinding yang mampu menjadikan sebuah taman impian bagi pehobi tanaman hias.
Muslim kelahiran Sumedang ini juga memberikan motif atau desain tanaman vertikal sesuai dengan permintaan konsumen. Hal ini yang menjadi pembeda antara jasa tanaman vertikalnya dengan yang lain.
“Kita selalu mengikuti apa yang diinginkan konsumen. Saya selalu tanya soal desain kepada konsumen, apakah mereka suka yang minimalis atau ramai. Jadi kita sesuaikan desainnya, termasuk pemilihan jenis tanaman mulai dari yang menjuntai dan ketahanannya terhadap sinar matahari,” ujarnya.
Untuk jasanya, Deni memasang tarif sebesar Rp2 juta per meter, termasuk rak rangka besi, pot, dan berbagai jenis tanaman yang tersedia. Menurutnya, plane styling menjadi ciri khas penting yang perlu ditonjolkan dalam jasa pembuatan taman vertikal ini.
Deni tidak pernah mengutamakan materi dalam hal ini, tapi bagaimana ia dan istrinya dapat memperoleh kepuasan dalam pekerjaan mereka. Baginya, melalui tanaman hiasnya ia selalu mendapatkan pola pikir yang positif.
“Kalau bicara materi, Alhamdulillah anak saya segala kebutuhannya bisa terpenuhi, sekarang saya juga lagi bangun rumah dari tanaman hias ini, memang tidak besar tapi semua patut kita syukuri. Dulu saya tidak percaya dengan orang yang bilang bahwa kita bisa ngobrol dengan tanaman hias. Sampai kemarin ada tanaman yang tidak bertunas, kita kasih perangsang saya ajak ngobrol, berikan pujian keindahan, seminggu kemudian Alhamdulillah bertunas,” jelasnya.
Bisnis tanaman vertikalnya ini mulai dibangun ketika ia merasa tarif yang diberikan oleh atas jasa bisnisnya yakni Rp3 juta per meter. Hingga dari hobi tanaman hias ini ia berupaya untuk menghadirkan harga yang lebih murah untuk jasa pembuatan taman vertikal.
![Berawal dari Hobi, Pasutri Ini Bisa Bangun Rumah dari Bisnis Tanaman Hias]()
Deni mengisahkan, secara kebetulan ia merenovasi rumahnya yang berukuran minimalis, tapi ingin memiliki beranda yang memberikan nuansa asri. Terkendala ketersediaan ruang, ia mulai berpikir untuk membuat sebuah taman vertikal yang menempel di dinding dengan maksud hemat ruang.
“Jadi vertical garden ini dibuatkan bagi mereka yang punya tanaman banyak tapi memiliki tempat yang sedikit. Jadi seketika itu kami ingin bikin vertical garden di rumah, kita coba kontak jasa ternyata cukup mahal, semeternya Rp3 juta. Sayang juga kan duitnya, karena kita lihat cukup mudah jadi kita putuskan bikin vertical garden sendiri,” ujarnya.
Sejak saat itu, dari hobinya ini ia bersama istrinya mulai memberanikan diri untuk memberikan jasa pembuatan tanaman vertikal kepada pehobi tanaman hias. Dikerjakan berdua dengan istrinya, ia mengaku pembuatan tanaman vertikal relatif cukup mudah.
“Tapi kalau tidak punya naluri untuk mendesain tanaman itu menjadi kesulitan tersendiri, kebetulan istri saya memang suka akan hal ini, selain suka gambar dia juga tahu karakter tanaman, akhirnya kita buat jasa vertical garden. Tidak harus tanaman mahal, semua tanaman itu indah buat saya. Masing-masing tanaman memiliki karakter tersendiri, terpenting adalah memadu-padankan dan menjadikan tanaman tampak indah dan natural,” jelasnya.
Baca juga: Ternaknesia, dari Gagal Jual Kurban Jadi Platform Digital Produk Ternak Halal
Memelihara tanaman, lanjut Deni, ibarat mengurus anak yang jika dilakukan dengan penuh perhatian maka tanaman juga akan memberikan balasannya dengan tumbuh segar dan sehat.
”Kalau kita kasih gizi dan segala kebutuhan yang baik, tentu tanaman akan memberikan feedback kembali ke kita. Bahkan tanaman segar kalau dicuekkin mereka juga bisa marah, terkadang bisa layu. Maka kita perlu memberikan perawatan maksimal. Jadi energi positif yang kita berikan kepada tanaman akan menjadi obat stres untuk kita, begitu juga sebaliknya,” imbuhnya.
(zul)