LANGIT7.ID, Jakarta - Perhelatan Muktamar XVI Persatuan Islam (Persis) resmi ditutup setelah agenda pemilihan Ketua Umum (ketum) baru terlaksana. Terpilih Ustaz Jeje Zaenudin sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis periode 2022-2027.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyah, Ustaz Faisol Nasar bin Madi menyatakan bahwa Persis merupakan organisasi masyarakat Islam yang besar. Bahkan di perkembangan Jawa Barat sangat membanggakan.
Dia pun turut bangga atas terpilihnya Ustaz Jeje sebagai pemimpin baru Persis. Ia berharap Persis semakin berkembang luas, tidak hanya di Jawa Barat saja, namun juga seluruh wilayah Indonesia di bawah nahkohda baru Ustaz Jeje Zaenudin.
"Dakwah-dakwah Persis itu santun, sejuk, insya Allah Persis bisa diterima di masyarakat umum," kata Ustaz Faisol saat di wawancara
Langit7, Kamis (29/9/2022).
"Saya harap nantinya Persis tidak hanya berkembang di Jawa Barat saja," imbuhnya.
Baca Juga: KH Jeje Zaenudin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PersisLebih jauh, Ustaz Faisol memberi saran agar Persis turut memperhatikan pondok pesantren mereka yang berada di Jawa Timur, yakni di daerah Bangil dan Camplong. "Tapi keorganisasian Persis ini di Jawa Timur sepertinya kurang berkembang," ujarnya.
Oleh sebab itu, harapnya, Persis harus lebih berkembang di luar Jawa Barat demi mensyiarkan agama Islam lebih luas dengan ciri khas dakwahnya yang santun, ramah, dan sejuk.
Ustaz Faisol juga berharap adanya sinergi yang akan dijalan oleh Persis dengan ormas-ormas Islam lainnya. Sebab permasalahan umat di era ini sangatlah besar dan tidak bisa diatasi oleh satu ormas saja.
Dengan kekuatan besar yang dimiliki Persis dan disinergikan bersama ormas lainnya tentu akan melahirkan solusi yang jitu dalam memecahkan permasalahan umat.
"Permasalahan umat itu banyak, tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu ormas. Antar ormas harus ditingkatkan kerja samanya sehingga bisa melahirkan harapan yang lebih besar untuk izzul islam wal muslimin di masa-masa mendatang," ujarnya.
Baca Juga: Cerita Tiar Anwar Terjemahkan Khutbah Jumat Syekh Qaradhawi Menjadi Buku(zhd)