Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 26 April 2026
home masjid detail berita

5 Sunah Salat Jumat, Paling Penting Jangan Telat ke Masjid

mahmuda attar hussein Jum'at, 07 Oktober 2022 - 11:45 WIB
5 Sunah Salat Jumat, Paling Penting Jangan Telat ke Masjid
Ilustrasi datang awal saat salat Jumat. (Foto: Pixabay).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 sunah salat Jumat yang perlu diamalkan umat Islam. Namun dari kelimanya, hal yang paling penting yakni jangan sampai telat datang ke masjid.

Pendakwah Buya Yahya mengecam jemaah yang terlambat datang ke masjid saat salat Jumat. Terlebih mereka yang tiba ketika khutbah hampir selesai jelang iqamah.

"Kalau salat fardhu berjamaah, imam sudah masuk dalam tahiyat akhirnya, Anda tetap bisa mendapatkan pahala salat. Tapi salat Jumat tidak demikian," kata Buya Yahya dalam kutipan ceramahnya, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga: Alasan Khatib Selalu Beri Wasiat Takwa saat Salat Jumat

Pahala salat Jumat dihitung sejak sebelum masuk adzan. Kemudian jamaah yang duduk mendengarkan khotib pun tercatat sebagai rangkaian pahala salat tersebut.

Ada sejumlah sunah salat Jumat yang memiliki pahala besar lainnya, tapi yang paling penting adalah jangan sampai terlambat datang ke masjid:

Berikut amalan-amalan terbaik sebelum salat Jumat:

Baca Juga: Hukum Jual Beli saat Masuk Waktu Pelaksanaan Salat Jumat

1. Mandi Jumat

Mandi Jumat sangat dianjurkan bagi laki-laki yang hendak menjalankan ibadah salat Jumat. Diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang mendatangi salat Jumat baik laki-laki maupun wanita maka hendaklah mandi." (HR Ibnu Hibban).

2. Bersiwak

Di dalam hadits yang berasal dari Abu Sa'id, Rasulullah SAW bersabda: "Mandi pada hari Jumat wajib atas setiap orang yang balig, juga bersiwak dan mengenakan wewangian keluarganya."

3. Gunting kuku dan mencukur kumis

Hari Jumat dijadikan sebagai hari bersih-bersih. Selain mandi hari Jumat juga sunnah melakukan gunting kuku dan mencukur kumis. Hal ini bisa dilakukan sebelum, ketika, atau setelah mandi. "Adalah Rasulullah SAW memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum beliau pergi salat jumat." (HR Baihaqi dan At-Thabrani)

4. Memakai pakaian terbaik dan wewangian

Setelah bersih-bersih diri, sunnah selanjutnya adalah menggunakan pakaian terbaik dan wewangian, khususnya dalam rangka berangkat salat Jumat.

Dalam hadits juga disebutkan, Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang mandi di hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian salat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Berangkat ke masjid lebih awal

Sunnah selanjutnya adalah dianjurkan untuk berangkat ke masjid lebih awal dan disunnahkan berjalan kaki. Namun bukan berarti harus berjalan kaki, jika jauh jaraknya dan tidak memungkinkan berjalan kaki, menggunakan kendaraan juga tidak masalah. Terpenting lebih awal berangkatnya.

Diterangkan dalam hadits yang berasal dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan pergi ke masjid di awal waktu.

“Siapa yang berangkat Jumat di awal waktu, maka ia seperti berqurban dengan unta. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kedua, maka ia seperti berqurban dengan sapi. Siapa yang berangkat Jumat di waktu ketiga, maka ia seperti berqurban dengan kambing gibas yang bertanduk. Siapa yang berangkat Jumat di waktu keempat, maka ia seperti berqurban dengan ayam. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kelima, maka ia seperti berqurban dengan telur.” (H.R Bukhari dan Muslim)

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 26 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)