LANGIT7.ID, Jakarta - Orang yang bertakwa akan mendapat banyak kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat. Maka dari itu, setiap mukmin wajib menjaga ketakwaan kepada Allah SWT. Sebab sifat takwa yang kuat akan membawa umat muslim ke surga-Nya.
Bahkan Nabi SAW selalu berdoa memohon kepada Allah atas ketakwaannya, sebagaimana yang tertuang dalam hadis riwayat muslim, Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – عَنِ النَّبِيِّ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
“Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sesungguhnya beliau membaca doa (yang artinya): Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan” (HR Muslim nomor 2721).
Baca Juga: Kisah Agus Tan, Pendeta yang Putuskan untuk MualafDari hadis di atas menunjukan bahwa ketakwaan sangat penting untuk terus dimohonkan kepada Allah SWT setiap saat. Sebab ketakwaan memiliki banyak keistimewaan yang akan diraih baik di dunia maupun di akhirat.
سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ « تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ ». وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ « الْفَمُ وَالْفَرْجُ »
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai perkara yang banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan berakhlak yang baik.” Beliau ditanya pula mengenai perkara yang banyak memasukkan orang dalam neraka, jawab beliau, “Perkara yang disebabkan karena mulut dan kemaluan.” (HR Tirmidzi nomor 2004).
Kedua hadis tersebut sangat jelas betapa pentingnya menjaga ketakwaan kepada Allah SWT. Dan bentuk takwa yang kuat pun mampu menjadi jembatan seorang mukmin menuju surga-Nya.
(zhd)