Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 20 Oktober 2026
home global news detail berita

TGIPF: Gas Air Mata Jadi Penyebab Kematian Massal di Kanjuruhan

Muhajirin Jum'at, 14 Oktober 2022 - 15:23 WIB
TGIPF: Gas Air Mata Jadi Penyebab Kematian Massal di Kanjuruhan
Menkopolhukam dan Ketua TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD (foto: ANTARA)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menko Polhukam, sekaligus Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Mohammad Mahfud MD menegaskan, penyebab ratusan nyawa meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktobter 2022 adalah akibat gas air mata.

“Yang mati dan cacat, serta sekarang kritis dipastikan itu terjadi karena desak-desakan serta ada gas air mata yang disemprotkan. Itu penyebabnya,” kata Mahfud MD dalam laporan Tim gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) di Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Mahfud menjelaskan, tingkat racun gas air mata itu tengah diteliti oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Namun, dia menegaskan, penyebab utama kematian adalah gas air mata.

Baca Juga: Penolakan PT LIB Ubah Jadwal Laga Berubah jadi Bencana

“Adapun peringkat keberbahayaan pada racun itu sekarang sedang diperiksa oleh BRIN. Tetapi, apapun hasil dari BRIN itu, tidak bisa mengurangi kesimpulan bahwa kematian massal itu terutama disebabkan gas air mata,” ujar Mahfud.

Selain itu, Mahfud mengatakan, berdasarkan 32 CCT di lokasi kejadian, proses terjatuhnya korban jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan yang beredar di media sosial.

“Fakta yang kami temukan, korban yang jatuh itu proses jatuhnya korban itu jauh lebih mengerikan dari yang beredar di TV dan medsos, karena kami merekonstruksi dari 32 CCTV yang dimiliki aparat,” kata Mahfud.

Dalam cuplikan yang diambil dari CCTV, banyak suporter saling berdesakan di pintu keluar. Ada yang saling bergandengan agar bisa keluar. Ada pula yang tertinggal, sehingga banyak terinjak-injak.

Baca Juga: Penggunaan Gas Air Mata Kedaluwarsa Bisa Lebih Berbahaya

"Jadi, itu lebih mengerikan dari sekadar semprot mati, semprot mati gitu. Ada yang saling gandengan untuk bisa keluar bersama, satu bisa keluar, yang satu tertinggal, yang di luar balik lagi untuk menolong temannya terinjak-injak mati,” kata Mahfud.

Ada juga yang terlihat diberi bantuan pernafasan. Upaya-upaya itu dilakukan para suporter untuk menyelamatkan nyawa rekannya yang sudah tidak sadarkan diri.

"Ada juga yang memberi bantuan pernafasan, itu karena satunya sudah tidak bisa bernafas, kena semprot juga mati, itu ada di situ, lebih mengerikan daripada yang beredar karena ini CCTV,” kata Mahfud.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 20 Oktober 2026
Imsak
04:03
Shubuh
04:13
Dhuhur
11:41
Ashar
14:49
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan