Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Demi Kemerdekaan Ekonomi, Para Muslimah Ini Tetap Berjualan di Tengah Pandemi

mahmuda attar hussein Selasa, 17 Agustus 2021 - 20:00 WIB
Demi Kemerdekaan Ekonomi, Para Muslimah Ini Tetap Berjualan di Tengah Pandemi
Ilustrasi usaha kuliner di masa pandemi. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - eringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 berada pada masa krisis pandemi Covid-19. Ini menjadi beban bersama. Selain persoalan kesehatan, sektor perekonomian juga terimbas dampak yang cukup signifikan, terutama bagi pelaku UMKM.

Pemerintah pun akhirnya harus memperpanjang kembali PPKM Level 4,3, dan 2 di Jawa-Bali sampai Senin, 23 Agustus 2021. Namun hal itu tidak menyurutkan mental Dian Ayu, sebagai pelaku UMKM tetap menjalankan usahanya, Diva Bakso dan Mie Ayam di Jakarta.

Saat ini, usaha Dian hanya menyisakan dua karyawan saja akibat imbas pandemi. Pandemi memang menjadi momok bagi masyarakat, termasuk beberapa karyawannya. Meski begitu, Dian tetap berupaya mempertahankan usaha dengan memberikan pembatasan jam operasional dan hanya melayani pesan antar.

“Pada akhirnya karyawan yang sempat pulang kampung minta kerja kembali saat pembatasan sudah mulai dilonggarkan,” ujarnya seperti dilansir Antara, Selasa (17/8).

Baca juga: Dari Hobi, Muslim Asal Boyolali Ini Sukses Beternak Kenari Impor

Dia mengaku tetap bersyukur atas apa yang ia peroleh sekarang, meski memang pendapatan diakuinya mengalami penurunan. Bisnis yang ia rintis selama tiga tahun belakangan ini pun masih mampu bertahan dan tetap memberikan hak kepada para karyawannya.

Media sosial menjadi tempat pelarian usaha kulinernya. Berbagai menu yang ada ia pasarkan secara online. Selain itu, dengan strategi memberikan bonus kepada konsumen dan jasa ojek online (ojol) ia berharap meningkatkan engagement usahanya di tengah pandemi.

"Saya cukup terbantu dengan adanya media sosial dan platform penjualan online. Tapi tentu saja kita tetap berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah pandemi ini agar semuanya bisa kembali hidup normal,” katanya.

Demikian pula dengan Suci Nurbillah yang turut merasakan pahitnya mempertahankan usaha di bidang kuliner di tengah pandemi sepert ini. Pandemi yang menyebabkan beberapa orang harus kehilangan pekerjaan mereka, termasuk suaminya.

Suci sudah menjalankan usahanya yang bergerak di bidang bakery sejak 2012. Namun, usaha itu sempat ditutup sementara seketika pada 2017 ia harus disibukkan oleh kegiatan rumah tangganya untuk mengurus sang buah hati.

Akibat pandemi yang berdampak kepada suaminya, ia mau tidak mau harus membuka kembali usaha bakerynya untuk tetap bisa menyambung hidup. Ia dan suami harus berupaya keras membuat usaha yang dirintisnya kembali bisa bertahan dan menjadi salah satu penghasilan untuk kebutuhan perekonomian rumah tangganya.

"Titik balik saya itu pas suami mulai kehilangan pekerjaan, tadinya dia bekerja di travel, jadi benar-benar tidak ada pekerjaan," tuturnya.

Baca juga: Milenial Ini Sukses Kembangkan Pertanian Stroberi di Magelang

Berangkat dari situ, ia pun memutuskan untuk membeli mesin giling mie untuk kebutuhan operasional usaha bakerynya. Selain roti, kini Suci dan suami memproduksi camilan kue kering, risol, pastel, dimsum, dan cilok beku.

Ia mengaku, dengan inovasi yang dilakukan di tengah pandemi ini, usahanya mampu bertahan dan menjadi sumber penghasilan keluarganya. Selain itu, dengan menjajakan aneka kue yang dikemas sedemikian rupa, ia mampu menghadirkan makanan yang cukup diminati masyarakat dan memdahkan ojol untuk melakukan antar jemput produknya kepada konsumen.

"Pokoknya aneka camilan yang bisa awet, saya jual. Kami terus berupaya melakukan inovasi untuk bisa mempertahankan usaha ini. Kreativitas menjadi faktor penting untuk terus mengikuti tren makanan yang bisa diterima masyarakat di tengah pandemi seperti ini," ungkapnya.

Baginya, dengan mengikuti transformasi digital, usahanya kini bisa lebih banyak dikenal di kalangan masyarakat. Bahkan ia juga menggunakan jasa temannya yang berprofesi sebagai fotografer untuk menghadirkan konten visual menarik demi mendukung pemasaran digital yang dilakukannya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)