LANGIT7.ID - , Jakarta -
Islam mengajarkan umatnya, termasuk
anak-anak, untuk berlaku
sopan dan santun terhadap sesama. Namun, sifat kerendahan hati itu tidak akan muncul tanpa ada dorongan dari orang tua. Karena itu, penting kiranya bagi orang tua membantu anak dalam membentuk karakternya.
Sound Vision merekomendasikan tujuh cara mengenalkan kesopanan pada anak-anak. Dikutip Selasa, (25/10/2022) berikut penjelasannya.
Baca juga: Sopan dan Kompak, Ini 5 Gaya Fesyen Olahraga Ayudia dan Ditto Percussion
1. Mulai dari orang tua
Orang tua adalah panutan pertama seorang anak. Krena itu ketika mengharapkan anak tumbuh dengan sifat baik, maka orang tua harus meneladaninya lebih dulu.
Saat orang tua memilih tontonan televisi yang minim kaidah kesopanan, maka akan sulit untuk menyampaikan pentingnya seorang muslim bersahaja.
2. Hindari standar ganda kesopanan
Dalam Islam, sikap sopan santun diajarkan bagi pria dan wanita. Karena itu, tindakan yang tidak pas bila orang tua hanya memfokuskan nilai kesopanan pada
cara berpakaian dan perilaku anak perempuan saja. Sementara memberi kebebasan pada anak laki-laki.
Seperti firman Allah SWT dalam surat Al Ahzab ayat 35, yang berbunyi:
"Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." (Al-Ahzab: 35).
Baca juga: Tetap Sopan dan Modis, 6 Jenis Manset Ini Cocok Untuk Wanita Berhijab
3. Pantau konsumsi media
Di
era digital saat ini memungkinan segala informasi bisa diakses melalui
media sosial. Bila orang tua menginginkan anak tumbuh dengan karakter baik, wajib untuk memantau perilaku konsumsi media mereka.
Perlu diingat bila kebiasaan pornografi bisa diatasi sejak dini. Misalnya, orang tua dapat menghentikan pengunggahan foto yang memalukan hanya dengan mengetahui apa yang dilakukan anak Anda secara online.
Sementara untuk televisi, orang tua harus duduk bersama anak-anak saat menonton acara. Kemudian penting untuk memastikan komentar yang sopan atau tidak dalam program yang ditonton tadi.
4. Mengalihkan pandangan
Ada beberapa hal yang bisa dikontrol, namun ada juga yang tidak bisa. Misalnya iklan yang vulgar. Dalam kasus ini, pastikan Anda memberi contoh dengan mengalihkan pandangan dari hal yang tidak dapat dihindari dan berkata dengan lembut, tetapi cukup keras agar anak-anak dapat mendengar, "Astaghfirullah."
5. Allah selalu mengawasi dan bertanggung jawab
Ini adalah konsep Islam utama yang dipelajari sejak kecil. Tetapi perlu ditegaskan kembali ketika anak-anak mulai menjadi dewasa seperti saat usia 9 atau 10 tahun.
Baca juga: 7 Inspirasi Outfit Hijab Street Style yang Tetap Sopan"Allah mengawasi segalanya, dan Dia tahu jika kita sedang berselancar dan melihat sesuatu yang tidak pantas secara online atau memposting hal-hal yang tidak diperkenankanNya maupun orang."
Selain itu, jangan lupa untuk ditekankan juga bahwa mulai dari saat anak laki-laki atau perempuan memasuki masa pubertas. Segala tindakan diperhitungkan untuk akhirat dan dipertanggungjawabkan sendiri.
6. Meneladani Rasulullah shalallahu alaihi wasallam
Dorong anak-anak untuk melakukan hal yang sama dengan Nabi Muhammad SAW dalam hal kesopanan dan masalah lainnya. Saat anak melakukan yang orang tua larang, tanyakan pada anak, 'apakah Rasulullah akan melakukannya?'.
Tanamkan dalam diri anak, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah panutan dan teladan terbaik bagi seorang muslim.
Baca juga: Sheila On 7, Terkenal Rendah Hati dan Tak Pernah Tolak Foto Bareng
7. Pendekatan secara Islami
Banyak orang tua takut untuk berbicara tentang seks, padahal mereka tidak sadar bahwa itu bahkan sangat penting. Anak-anak belajar lebih awal tentang masalah seksual melalui paparan internet dan lebih banyak konten grafis di televisi.
Orang tua bisa berdiskusi dengan anak tentang seks dengan menyelipkan nilai kesopanan dalam Islam. Misalnya menundukkan pandangan seperti dijelaskan dalam surat An-Nur ayat 30-31. Dan bagaimana berinteraksi dengan hormat dengan lawan jenis.
(est)