LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap orang tentu pernah merasa
pesimistis atau
berpikir negatif. Meski sekeras apapun untuk berpikir positif, namun terkadang pikiran negatif kerap muncul tanpa kenal waktu. Padahal, pikiran negatif bisa membawa dampak buruk, baik bagi diri sendiri atau orang lain.
Menurut
Psikolog Teman Baik, Wirdatul Anisa memiliki pikiran negatif sangat manusiawi. Namun yang menjadi persoalan kemudian adalah meyakini atau mempercayai pikiran negatif tersebut.
Baca juga: Jangan Suudzon, Ini Berkah di Balik Aktivitas Gunung Api"Kalau sudah demikian itu akan mudah muncul pikiran-pikiran negatif yang lain. Hal inilah yang memicu
overthinking," ujar Wirdatul dalam diskusi bertajuk Halau Overthinkingmu, Senin (14/11/2022).
Saat pikiran-pikiran negatif terus bermunculan atau
overthinking, hindari meyakini hal tersebut benar, apalagi bila belum terjadi. Kemudian, Wirdatul menyarankan untuk memandang masalah dengan fokus.
"Masalahnya apa sih sebenarnya? Kita coba pakai
helicopter view, yakni kita melihat permasalahannya dari berbagai sudut pandang sehingga kita jadi bisa fokus ke solusinya," imbuh Wirdatul.
Wirdatul menyadari, dalam prosesnya tentu tidak mudah terlebih ketika terdapat banyak pikiran negatif. Karena itu, ia memberikan satu cara untuk memudahkannya.
"Supaya kita bisa lebih mudah untuk melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang, tulis pikiran-pikiran yang ada di kepala kita, itu sangat membantu. Karena ketika kita punya pikiran di kepala itu, akan sulit bagi kita untuk mengobservasi apa yang sedang kita pikirkan. Rasanya cuma penuh tapi kita tidak tahu penuhnya apa," ucapnya.
Baca juga: Waspadai Penyakit Zhann, 6 Dampak Buruk Sangka ke Orang LainMenurut Wirdatul, dengan menulis hal-hal yang ada dalam pikiran akan memudahkan dalam mengobservasi.
"Nah ketika kita menuliskan apa saja yang dipikirkan, akan lebih mudah bagi kita untuk mengobservasi dan kemudian dari situ pikirkan itu betul atau hanya asumsi saja. Setelah itu, baru kita memutuskan bagaimana menyikapinya," cetus Psikolog Klinis yang aktif melayani pasien di Biro Konsultasi Psikologi Intuisi itu.
(est)