LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45,
Donald Trump, menyatakan dirinya maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Trump bersumpah untuk 'bertarung melebihi siapapun sebelumnya'.
Dalam pidato yang disiarkan langsung di Televisi AS, Trump berbicara kepada ratusan pendukung di
ballroom yang dihiasi lampu gantung dan dilapisi lusinan bendera Amerika. Trump mengatakan dirinya akan membuat
AS menjadi hebat lagi.
"Saya malam ini mengumumkan pencalonan saya sebagai presiden Amerika Serikat. Saya mencalonkan diri karena saya percaya dunia belum melihat kemuliaan sejati dari apa yang bisa terjadi pada bangsa ini," ujar Trump, di Mar-a-Lago Club, Florida, melansir dari
Al Jazeera, Rabu (16/11/2022).
Baca Juga: Eks Gerilyawan Sayap Kiri, Gustavo Petro Dilantik jadi Presiden KolombiaTrump turut mencatat prestasinya dalam satu masa jabatannya. Dia mengklaim sukses menangani berbagai permasalahan di AS, salah satunya terhadap pandemi Covid-19.
"Tidak seperti presiden lainnya, saya menepati janji saya. Kami akan mengutamakan Amerika lagi," ucap Trump.
Trump mengklaim, penggantinya, Presiden Joe Biden, banyak menuai rasa sakit, kesulitan, kecemasan, dan keputusasaan di masyarakat AS dalam kepemimpinannya. Trump mengatakan inflasi di AS menjadi yang tertinggi dalam 50 tahun dan warga menghadapi harga gas tertinggi.
Baca Juga: Bulgaria Gelar Pemilu 2 Oktober 2022, Pemilihan Keempat dalam 2 Tahun"Dua tahun lalu kami adalah bangsa yang hebat. Dan segera kami akan menjadi bangsa yang hebat lagi," ujar Trump.
Sebelum pengumuman itu, para ajudan mengajukan dokumen ke Komisi Pemilihan Federal AS yang membentuk komite "Donald J Trump untuk Presiden 2024". Seorang Ahli Strategi Partai Politik, Adolfo Franco percaya langkah awal Trump untuk Pilpres AS 2024 ditujukan untuk menangkis penantang potensial nominasi partai pada 2024.
"Dia semakin maju dari Partai Republik lainnya. Dia akan membingkai kandidat lain yang akan meluncurkan tawaran presiden untuk selanjutnya," ucap Adolfo.
Baca Juga:
PM Mario Draghi Mundur, Presiden Italia Bubarkan Parlemen
Dilantik jadi Presiden Sri Lanka, Ranil: Saya Bukan Teman Rajapaksa(gar)