LANGIT7.ID - , Jakarta - Meat & Livestock Australia bekerja sama dengan negara bagian New South Wales (NSW) menggelar National Butchery and Cooking Competition. Acara ini menghadirkan
chef muda dan profesional dari empat kota di Indonesia yakni Jakarta, Bali, Yogyakarta dan Bandung.
Kompetisi tahunan yang baru pertama kali diselenggarakan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi para chef muda dan profesional untuk memamerkan keterampilan
kuliner mereka.
Selain itu juga sebagai sarana meningkatkan keterampilan para kontestan dengan mengetahui potongan
daging Australia yang berbeda dalam berbagai varian dan metode memasak.
Baca juga: Anggapan Daging Merah Tingkatkan Risiko Stroke Dinilai LemahMLA Regional Manager South-East Asia, Valeska mengatakan daging sapi Australia sudah diterima dengan baik dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Namun, ia mengaku masih banyak varian daging sapi yang bisa dinikmati dengan cara memasak berbeda.
"Kami berharap kompetisi ini menjadi wadah yang baik bagi chef muda berbakat dan chef profesional Indonesia untuk menampilkan yang terbaik dari daging sapi Australia, dan menginspirasi orang lain untuk juga mengikuti dan mencoba bersama keluarga dan teman mereka," ujat Valeska dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/11/2022).
Sementara, NSW Trade and Investment Director, Yonathan Wijaya mengatakan bahan-bahan yang dipamerkan pada kompetisi ini menonjolkan berbagai macam produk pertanian dari NSW seperti daging, produk susu, biji-bijian, kacang-kacangan, polong-polongan, buah, kacang-kacangan, dan sayuran.
"Saya melihat seiring kita recover secara ekonomi, ada sebuah momentum di Indonesia di mana industri ini ke depannya mendapatkan banyak pertumbuhan. Kami pikir saat ini adalah saat yang tepat kita kembali memperkenalkan produk kami," kata Yonathan.
Baca juga: Rekomendasi 5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Usai Makan DagingSebagai informasi, kompetisi ini menggandeng chef-chef sebagai juri, antara lain Chef and Professional Food and Beverage Consultan Vindex Tengker, Chef Founder Maitre Cuisinier de France President Disciples Escoffier Indonesia Gilles Marx, Executive Chef of APREZ Catering Stefu Santoso dan lainnya.
Vindex Tengker mengatakan semua kandidat sangat berbakat sebab mereka berhasil lolos ke babak grand final.
"Karena acara ini ingin membawa rasa Indonesia, jadi kita mau lihat seberapa jauh rasa Indonesia bisa memadukan jenis daging yang digunakan. Jadi dagingnya tetap highlight tetapi rasa Indonesia tetap dapat," ucapnya.
Adapun penilaian dari kompetisi ini yakni rasa 35 persen, presentasi 10 persen, persiapan profesional 35 persen dan mise-en-place dan metode kerja 20 persen.
Kompetisi ini menghasilkan pemenang chef muda dari tim Akademi Pariwisata NHI (juara 1), Elizabeth Internasional (juara 2), dan Podomoro University (juara 3).
Sementara, untuk kategori chef profesional dimenangkan oleh The St. Regis Bali Resort, disusul Bakerman Restaurant, dan Apero Coffe and Co.
Baca juga: Bungkus Pakai Daun Pepaya, Resep Bikin Sate Daging EmpukTim memperebutkan total hadiah Rp15 juta dengan pembagian juara 1 per kategori mendapatkan Rp7 juta, juara 2 setiap kategori Rp5 juta, dan juara ketiga mendapat Rp3 juta.
(est)