Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home sosok muslim detail berita

Dodi Permana Putuskan Masuk Islam di Momen Natal

hasanah syakim Selasa, 13 Desember 2022 - 10:00 WIB
Dodi Permana Putuskan Masuk Islam di Momen Natal
Dodi Permana Putuskan Masuk Islam di Momen Natal. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Dodi Permana lahir dari orang tua yang menikah berbeda keyakinan, ibunya beragama Muslim serta ayah penganut Kristen Katolik taat. Sebelum menjadi muslim, Dodi mengaku bahwa dirinya kerap aktif dalam di gereja hingga kegiatan rohani keagamaan di sekolahnya.

"Saya Dodi Permana, saya bekerja sebagai karyawan. Saya akan sedikit bercerita terkait pengalaman-pengalaman saya mengenal Islam hingga saya menjadi seorang muslim," kata Dodi dalam tayangan YouTube Ngaji Cerdas, dikutip Selasa (13/12/2022).

Lebih lanjut, Dodi mengungkapkan dengan latar belakang keluarga yang beragam, membuat dirinya mendapatkan kebebasan dalam memilih termasuk urusan agama. Kendati demikian, sejak usianya menginjak lima tahun Dodi baru dibaptis dan menjadi seorang katolik.

Baca Juga: Suami-Istri Perang Doa Selama 24 Tahun, Kepala Rumah Tangga Kini Mualaf

"Saat saya kecil ibu saya tidak pernah menyuruh untuk masuk Islam, tetapi saat itu saya punya sahabat dari TK yang kebetulan seorang muslim. Perjalanan waktu, saat saya SMP ibu saya baru menanyakan (soal masuk Islam), tapi tetap saya tidak tergerak sampai SMA," ujarnya.

Menurut dia, saat SMA justu dirinya semakin aktif dalam berbagai kegiatan rohani keagamaan, salah satunya aktif dalam persekutuan doa. Dan ternyata saat itu, Dodi berada dalam proses pencarian tentang Tuhan.

"Tanpa disadari saya tuh merasa ada sedikit pertanyaan kok di agama Katolik biarawan-biarawati tidak boleh menikah, lalu ada pertanyaan juga Kenapa ada yang menyebut Tuhan kita Yesus Kristus. Tapi di berbagai kesempatan saya lihat juru selamat kita Yesus Kristus," tuturnya.

Dengan kata Tuhan dan juru selamat, Dodi merasa bahwa hal itu menjadi perbedaan. Sebab menurutnya, bahwa Tuhan itu esa bahkan dalam Pancasila sendiri disebutkan bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Tapi kenapa ada Yesus Kristus, nah di sini juga ada pastor yang menyebutnya juru selamat, dan saya cenderung lebih nyaman ketika mengikuti Misa ada kata-kata, juru selamat kita Yesus Kristus bukan Tuhan kita Yesus Kristus," ujarnya.

Baca Juga: Vina Josephin, Masuk Islam Setelah Baca Muqadimah Al-Quran

Awal Dodi ingin mengenal Islam bermula dari perkataan ibunya yang menginginkan doa dari sang anak, hal itu mengingat Dodi yang merupakan anak tunggal dan berbeda agama. Sehingga apabila sang ibu meninggal dunia, tidak ada yang bisa mendoakannya, termasuk Dodi.

"Dari situ saya ingin memberikan yang terbaik untuk ibu saya, akhirnya saya berpikir mungkin ulang tahun Ibu kali ini saya ingin memberikan dia hadiah bahwa saya sudah muallaf, itu awalnya," ujarnya.

Sebelumnya, Dodi juga menyebut ketidaksukaannya terhadap Islam sebab sebagian ada yang stereotip dan menganggap bahwa Islam identik dengan kekerasan dan sebagainya. Akan tetapi, Dodi merasa anggapan bahwa Islam penuh dengan kekerasan itu tidak sedikit pun nampak dari ibunya.

"Saya lihat ibu saya saat itu rajin salat, bahkan salat sunnahnya juga kencang. Salat tasbih, dan segala macamnya akhirnya saya berpikiran untuk berdoa apakah saya tetap di Katolik atau saya menjadi seorang Muslim, tolong beri petunjuk," ucapnya.

Seriring berjalannya waktu, keinginan Dodi untuk belajar salat semakin hari semakin kuat. Hingga akhirnya dia melakukan salat secara sembunyi-sembunyi di rumahnya dan beberapa kali Salat Jumat di masjid.

"Sampai akhirnya suatu saat ada sahabat saya dan bilang ke dia, bahwa salat saya sudah benar atau belum ya," katanya.

Setelah itu, di momen 25 Desember pada saat misa pagi hari. Dodi akhirnya membulatkan tekad bahwa dirinya benar-benar ingain memeluk agama Islam sebagai agama pilihannya.

"Seiring berjalannya waktu, akhirnya saya berangkat di momen yang spesial saya syahadat di Masjid Sunda Kelapa dengan saksi sahabat saya dan beberapa dosen. Dan ketika menjadi muslim saya memilih untuk tidak menghilangkan nama itu," ujarnya.

Baca Juga: Kumandang Adzan Bikin Suporter Piala Dunia Belajar Islam

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)