LANGIT7.ID - , Jakarta - Beberapa hari ke belakang jagat maya dihebohkan kehadiran restoran dengan layanan kasar,
Karen's Diner.
Restoran Karen's Diner memiliki konsep interaktif dan menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Berbeda dengan restoran pada umumnya, di Karen's Diner pecinta
kuliner akan disambut pramusaji kasar.
Pengunjung pun dipaksa untuk mengikuti aturan yang berlaku di
restoran tersebut. "Staf kami kasar dan tak memiliki sopan santun" dikutip dari situs resmi Karen's Diner, Senin (19/12/2022).
Baca juga: Dua Pemuda Asal Indonesia Sukses Buka Restoran di KopenhagenMeski mendapat perlakuan kasar dan tak menyenangkan, namun pengunjung akan dimanjakan dengan rasa makanan yang dikenal enak dan lezat.
Nah, untuk pilihannya Karen's Diner memiliki menu andalan yaitu
burger, selain itu ada
french fries, kudapan lezat berkolesterol tinggi dan minuman bersoda.
Konsep Rude Services
Sedikit catatan bagi Anda yang ingin mengunjungi restoran ini, Karen's Diner mengusung konsep
rude services atau melayani dengan kasar. Sehingga untuk anak-anak usia di bawah 16 tahun disarankan untuk didampingi oleh orang tua atau wali.
"Peringatan, bahasa kasar digunakan di seluruh tempat kami. Kami bukan Disneyland. Kami merekomendasikan anak di bawah umur untuk tidak datang melewati jam 6 sore pada hari kerja dan jam 5 sore pada akhir pekan," lanjutnya.
Sebagai informasi, Karen's Diner berasal Sydney, Australia dan baru membuka cabang di Indonesia. Namun, karena konsepnya rude services maka ia menuai kritik oleh masyarakat Indonesia.
Konsep rude services yang diusung Karen's Diner Indonesia disebut-sebut warganet menyimpang dari pakem restoran asalnya. Pasalnya, pramusaji di Karen's Diner di Jakarta dianggap menampilkan kesan
bullying dan
body shaming.
Baca juga: Rekomendasi 5 Restoran Bernuansa Pedesaan untuk Akhir PekanPemilik akun Twitter, @goodghan mencuitkan pendapatnya akan Karen's Diner Indonesia.
"Berteriak dan
body shaming, mengacak-acak makanan yang disajikan plus menambah saus sembarangan, entah menurut orang lain gimana, tapi buat gw ini enggak wajar sih," tulisnya, dikutip Senin (19/12/2022).
Sementara pemilik akun TikTok, @kekespillthetea, malah membagikan tips melayani pelanggan dengan kasar, konsep yang diusung Karen's Diner.
"Sebagai seorang yang pernah menjadi SPG,
the point of being Karen adalah kalau menjadi SPG elo itu males bergerak, males ngelayanin orang," katanya.
Dia melanjutkan, bukan teriakan yang ada dalam konsep
rude services, tapi lebih keengganan pelayan melayani konsumennya. Akun ini pun menyontohkan pelayan malas membagikan makanan dan hanya meletakkan di satu sisi saja.
"Kaya gini aja udah ngeselin, kan" cetusnya.
Viralnya restoran Karen's Diner Indonesia yang menampilkan pramusaji galak dianggap sebagian warganet konsep ini belum cocok masuk ke Indonesia.
Baca juga: Restoran Mulia, Bolehkan Pengunjung Makan Sampai Kenyang dan Bayar SeikhlasnyaSalah satunya dari komika dan sutradara film Ernest Prakasa. Tergelitik dengan kehebohan Karen's Diner Indonesia, Ernest pun mencuitkan pemikirannya akan restoran tersebut.
"Restoran itu bisa ditutup karena
cringe ga sih? Dan sekarang bangga karna trending, padahal itu berantem cuma
settingan. Merasa cerdas karna berhasil membodohi masyarakat." kata Ernest pada Sabtu (16/12/2022).
(est)