LANGIT7.ID - , Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah
Konferensi Islam tingkat ASEAN yang akan digelar di Denpasar, Bali, pada 21-23 Desember 2022.
Tahun ini, konferensi yang dilaksanakan atas kerjasama
Kementerian Agama dengan Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi, mengangkat tema "Khairu Ummah".
"Konferensi ini akan membahas implementasi
moderasi beragama dalam masyarakat muslim, serta upaya pencegahan ekstremisme dan intoleransi. Kita akan
sharing best practices di setiap negara," ujar terang Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin dalam keterangannya, dikutip Senin (19/12/2022).
Baca juga: Abdul Mu’ti: Moderasi Beragama Harus Jadi Sebuah Gerakan"Insya Allah konferensi akan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia," lanjut Kamaruddin Amin.
Di samping itu, lanjut Kamaruddin Amin, konferensi akan mendiskusikan problematika keumatan dan mencari solusinya, serta menguatkan wawasan moderasi beragama dan implementasinya dalam kegiatan dakwah.
Dirjen Bimas Islam menilai, konferensi ini sangat strategis, sebab populasi umat Islam di kawasan Asia Tenggara adalah yang terbanyak di dunia.
Menurut Kamaruddin, pengaruh konferensi Islam ASEAN sangat signifikan jika Asia Tenggara bisa menjadi contoh utama dalam implementasi moderasi beragama.
"Moderasi beragama menjadi jalan tengah bagi terciptanya kedamaian di tengah umat. Karenanya, moderasi beragama sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat," paparnya.
Baca juga: Kemenag Tingkatkan Wawasan Moderasi Beragama PenceramahBerlangsung tiga hari, ada sejumlah materi yang akan dipaparkan dalam konferensi, yaitu:
1. Menuju Ummat Terbaik dalam Penguatan Kerjasama dan Sinergitas;
2. Mewaspadai Ekstremitas dalam Beragama dan Berbudaya;
3. Tantangan Ormas Islam dalam Pemberdayaan Ummat di Era Digital;
4. Merawat Harmoni Sosial dalam Masyarakat Plural;
5. Menuju Masyarakat Unggul Melalui Visi Pendidikan Islami.
Tampak hadir Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, Kabag Kerjasama Luar Negeri Kemenag, Khoirul Huda Basyir.
Sebagai informasi, Konferensi Islam ASEAN akan diikuti sekitar 140 peserta dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Myanmar, Vietnam, Timor Leste, serta Arab Saudi.
Baca juga: Ribuan Penyuluh Lintas Agama Ikuti Kemah Moderasi BeragamaHadir sejumlah narasumber, terdiri atas ulama, akademisi, dan pimpinan Organisasi Masyarakat Islam dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Kerajaan Arab Saudi.
(est)