LANGIT7.ID - , Jakarta - Dalam Islam, adab dan akhlak menjadi perhatian serius dalam tataran apa pun. Sebab,
syariat Islam merupakan kumpulan dari akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Sementara, Islam menempatkan
orang tua sebagai guru pertama yang mengajarkan banyak hal pada anak-anaknya. Karenanya, hendaknya memperlakukan orang tua sesuai dengan adab-adab dalam ajaran Islam.
Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren
Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau
Aa Gym mengatakan terdapat beberapa adab kepada orang tua yang penting untuk diketahui oleh sang anak, yaitu:
Baca juga: Peringati Hari Ibu, Wapres: Perempuan Kunci Peradaban Bangsa
1. Berbuat baik kepada orang tua
Berbuat baik kepada orang tua adalah perintah Allah SWT. Hal tersebut tertuang dalam surat Luqman ayat 14,
وَوَصَّيۡنَا الۡاِنۡسٰنَ بِوَالِدَيۡهِۚ حَمَلَتۡهُ اُمُّهٗ وَهۡنًا عَلٰى وَهۡنٍ وَّفِصٰلُهٗ فِىۡ عَامَيۡنِ اَنِ اشۡكُرۡ لِىۡ وَلِـوَالِدَيۡكَؕ اِلَىَّ الۡمَصِيۡرُ
Wa wassainal bi waalidaihi hamalat hu ummuhuu wahnan 'alaa wahninw wa fisaaluhuu fii 'aamaini anishkur lii wa liwaalidaika ilaiyal masiirArtinya: "Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu."
Pengertian berbuat baik di sini adalah berbakti pada orang tua karena Allah. Karenanya, kata Aa Gym, terima apa yang ada dan berusahalah agar menjadi orang yang berada di barisan paling depan yang menjadikan orang tua diselamatkan Allah.
"Apakah orang tua menghargai kita atau tidak itu bagian amal dari orang tua. Amal kita adalah berbuat baik kepada orang tua," ujar Aa Gym dalam kajian pagi yang diikuti Langit7, Jumat (23/12/2022).
2. Dilarang berkata tidak baik
Janganlah mengatakan "ah", sebab itu termasuk perkataan yang sangat buruk. Seperti yang difirmankan Allah SWT dalam dalam surah Isra ayat 23,
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعۡبُدُوۡۤا اِلَّاۤ اِيَّاهُ وَبِالۡوَالِدَيۡنِ اِحۡسَانًا ؕ اِمَّا يَـبۡلُغَنَّ عِنۡدَكَ الۡكِبَرَ اَحَدُهُمَاۤ اَوۡ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَاۤ اُفٍّ وَّلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوۡلًا كَرِيۡمًا
Wa qadaa Rabbuka allaa ta'buduuu illaaa iyyaahu wa bilwaalidaini ihsaanaa; immaa yablughanna 'indakal kibara ahaduhumaaa aw kilaahumaa falaa taqul lahumaaa uffinw wa laa tanharhumaa wa qullahumaa qawlan kariimaaArtinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."
Baca juga: Soroti Krisis Adab Bermedsos, Muhammadiyah Gencarkan Isu Kesalehan Digital"Jadi walaupun hati Anda kesal karena disuruh-suruh tetapi tetap harus baik-baik," katanya.
3. Jangan merendahkan orang tua
Dalam surat Al-Isra ayat 24 dijelaskan,
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah,'Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik saya pada waktu kecil'." (QS. Al-Isra’: 24).
Aa Gym mengingatkan agar anak tidak pernah merendahkan orang, walaupun pendidikan mereka tinggi.
"Jangan petantang-petenteng karena punya gelar dan harta. Justru banyak topeng yang Allah berikan, maka semakin merunduk. Muliakan orang tua, merendahlah. Nadanya jangan meninggi. Allah melihat bagaimana kita merunduk dan Allah nanti yang melembutkan hati siapapun," ucap Aa Gym.
4. Memberi doa yang banyak
Memberi doa pada orang tua juga termasuk salah satu adab yang diajarkan Islam. Beri doa sebanyak-banyaknya pada kedua orang tua, "Ya Allah sayangi orang sebagaimana orang tua menyayangi kita."
Baca juga: Peradaban Islam Tak Kunjung Bangkit, Pakar Usulkan Kapitalisme Jadi Sarana
5. Memberi hadiah
Sebagai anak, hindari untuk berhitung pada orang tua. Perlakukan baik lain untuk orang tua adalah memberi hadiah bagi mereka. Namun, Aa Gym mengingatkan untuk kangan mendahuluinya. Alangkah lebih baik bila menawarkan terlebih dulu pada orang tua.
Selain itu, lanjut pendakwah yang kerap mengenakan sorban ini, berikan yang terbaik sebagaimana orang tua tidak hitung-hitungan kepada anaknya.
6. Hindari sibuk sendiri
Saat ini gadget menjadi hal yang tak terpisahkan, khususnya bagi masyarakat modern. Namun, kehadirannya bisa membawa hal yang tidak baik, termasuk pada orang tua.
Aa Gym pun mengingatkan untuk berhati-hati dengan gawai. Hindari duduk di depan orang tua dan sibuk sendiri dengan gadget. Sebab ini menandakan tidak adanya perhatian dan adab dari anak pada orang tua.
Baca juga: Rektor UII: Peradaban Islam Bisa Bangkit dengan Keterbukaan dan Kolaborasi"Dengarkan orang tua, semakin tua orang tua maka Anda harus semakin bersabar. Sebab orang tua, semakin usianya bertambah mereka akan semakin kesepian. Ada anak yang sibuk ngobrol dengan orang lain berjam-jam kuat tetapi dengan orang tua hanya 5 menit saja tidak kuat," tuturnya.
7. Meneruskan perjuangan orang tua
Bila mempunyai orang tua yang memiliki kebiasaan memberi makan dhuafa, sebagai anak saleh sebaiknya menerukan rutinitas baik tersebut. Teruskan setiap tindakan baik orang tua, terlebih ketika mereka sudah tidak ada.
"Teruskan kebaik-kebaikan orang tua ketika sudah wafat. Kalaupun masih ada, kita support. Perlakukan orang tua, sebagai raja. Maka Allah akan memperlakukan kita masya Allah. Dan ketika orang tua sudah tidak ada, tetap perbaiki hubungan dengan kerabat, kunjungi mereka bawakan hadiah, itu bagian dari sunnahnya," cetus Aa Gym.
(est)