Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Trensains Ajarkan Islam dan Sains dalam Satu Tarikan Nafas

Muhajirin Kamis, 05 Januari 2023 - 16:00 WIB
Trensains Ajarkan Islam dan Sains dalam Satu Tarikan Nafas
Kegiatan pembelajaran santri Trensains Muhammadiyah Sragen (Dok Trensains Sragen)
LANGIT7.ID, Sragen - Berdiri tegak di Sragen, Jawa Tengah, Pesantren Sains (Trensains) Muhammadiyah Sragen berupaya memutus dikotomi antara agama dan sains.

Dalam internal umat Islam, usaha-usaha memahami alam semesta ini masih dipandang sebagai kegiatan duniawi yang kering dari nilai-nilai spiritual. Sebaliknya, tak sedikit yang memahami sains bisa berjalan tanpa agama.

Trensains hadir mendidik para santri yang melihat sains bukan sebagai proyek sampingan. Di sisi lain, banyak sekolah yang mengajarkan siswa materi seperti biologi dan geografi, tapi tidak sampai kepada pengagungan kepada Allah Ta’ala.

“Para siswa mempelajari siklus hujan tetapi buntu, tidak sampai kepada pertanyaan siapa yang menurunkan hujan. Atau mempelajari tata surya, sayangnya tidak sampai kesimpulan bahwa Allah yang telah mendesain semua keteraturan di jagat raya ini,” kata Humas Trensains, Muhammad Taubah Setiawan, kepada Langit7, Selasa (3/1/2023).

Baca Juga: Pesantren Sains Pertama di Indonesia Lahirkan Saintis Jujur dan Qurani

Guru-guru di Trensains saat mengajar selalu mengaitkan fenomena-fenomena alam dengan konsep ketuhanan yakni tauhid rububiyyah. Pesantren ini melahirkan lulusan yang meneliti fenomena alam dengan penuh tanggung jawab.

Menurut Taubah, ada dua akar masalah yang menyebabkan banyak ilmuwan tak mengaitkan peristiwa alam dengan tauhid rububiyah. Pertama, sains yang dikembangkan saat ini harus dibenahi karena membawa penyakit. Kedua, umat Islam tidak boleh lagi abai terhadap sains.

“Kita semua berimajinasi akan adanya sains kealaman: Fisika, Kimia, Biologi, Geologi, Farmasi Kedokteran dan Astronomi maupun terapan teknologinya, yang sejak awal dibangun di atas basis Al-Quran,” ujar Taubah.

Trensains memimpikan bangkitnya kembali peradaban Islam yang berbasis sains Qurani. Tanpa sains tidak ada masa depan. Tanpa nilai-nilai Qur'ani, sains cenderung membabi buta dan membawa petaka.

Baca Juga: Trensains, Pesantren Berbasis Sains Kolaborasi Muhammadiyah dan NU

“Mimpi melahirkan para saintis yang jujur dan bermoral harus kita wujudkan. Usaha yang besar ini bernama Trensains,” ungkap Taubah.

Sejarah Berdirinya Trensains


Trensains sebagai model baru pesantren di Indonesia, bahkan mungkin di dunia Islam, maka realisasi Trensains untuk pertama kalinya dilakukan di SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Trensains bernaung di bawah Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen.

Trensains lahir dari rahim Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Dimsa). Para pelaku utama perintis lahirnya Trensains adalah asatidz pondok Dimsa. Generasi pertama santri Trensains menempati pondok Dimsa hingga lulus (tahun 2016).

Trensains diresmikan pada 1 Muharram 1435 H/ 5 November 2013 oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dan Kreator Trensains Dr. Agus Purwanto.

“Adapun peletakkan batu pertama pembangunan gedung SMA Trensains Muhammadiyah oleh Ketua Umum PP. Muhammadiyah Prof. Dr. Muhammad Din Syamsudin, pada Kamis 28 Mei 2015,” tutur Taubah.

Baca Juga: Alasan di Balik Pesatnya Pertumbuhan Pesantren Muhammadiyah

Bangunan baru resmi ditempati pada 3 Januari 2017. Berlokasi di Dukuh Dawe, Kelurahan Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Berjarak 2 km dari tugu batas Provinsi Jawa Tengah-Jawa Timur.

Tujuh Angkatan Trensains

SMA Trensains sudah meluluskan 7 angkatan alumni. Para alumni melanjutkan kuliah di perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri. Alumni yang kuliah di luar negeri ada 8 orang yakni di Turki dan Mesir. Adapun di dalam negeri sudah memenuhi kampus-kampus terbaik negeri maupun swasta, seperti: UI, ITB, UGM, ITS, UNDIP, UNAIR, dan lain-lain.

“Mayoritas alumni melanjutkan di jurusan sains kealaman di angka 90 %. Ini menunjukkan visi-misi Trensains sudah relative tercapai. Alumni angkatan satu dan dua telah lulus S-1 dan melanjutkan S-2. Sebagiannya sudah mengabdi di masyarakat sebagai dokter, bidan, ahli pertanian, teknik, dan lain-lain,” tutur Taubah.

Trensains Dulang Banyak Prestasi


SMA Trensains merupakan sekolah unggulan Muhammadiyah dan merupakan SMA terbaik berdasar peringkat UTBK pada 2021. Di level Kabupaten Sragen, SMA Trensains merupakan SMA terbaik swasta dan negeri berdasar peringkat UTBK pada 2022.

Baca Juga: Mengenal 10 Jenis Pondok Pesantren Khusus di Indonesia

Dalam hal prestasi, SMA Trensains telah meraih prestasi di level nasional dan internasional dalam bidang riset. Ada 124 penghargaan dan prestasi internasional selama tahun 2022.

Diantaranya: World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2022, Africa Invention and Innovation Expo (AIIE) 2022, Indonesia International Invention Expo (IIIEX) 2022, Malaysia International Young Invention Olympiad (MIYIO) 2022, dan International Avicenna Youth Science Fair International Research Competition for Young Scientist 2022.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)