LANGIT7.ID, Jakarta - Polri menyatakan Papua masih kondusif pascapenangkapan Gubernur Papua, Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kadiv Humas Polri Irjen Polisi Dedi Prasetyo menyatakan situasi aman terkendali.
"Situasi secara umum sudah kondusif," jelas Kadiv Humas Polri dalam keterangannya pada, Selasa (10/1/2023).
Situasi sempat memanas karena pendukung Lukas tidak terima atas penangkapan itu. Dedi menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan personel untuk mengawal penangkapan Lukas Enembe.
"Polri ikut mengawal proses penangkapan yang dilaksanakan oleh penyidik KPK," ungkap Kadiv Humas saat memberikan keterangan.
KPK menangkap Gubernur Papua, Lukas Enembe saat makan siang di sebuah restoran di Jayapura, Papua. Lukas Enembe merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek infrastruktur di Papua.
Dalam perkara ini, Tersangka LE dan RL selaku pihak swasta/Direktur PT TBP diduga telah melakukan kesepakatan pembagian fee proyek dalam beberapa pengadaan proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua. Selain itu, Tersangka LE juga diduga menerima pemberian lain sebagai gratifikasi hingga berjumlah miliaran rupiah.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”