Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Integrasikan Islam dengan Sains, UMY Dirikan CISIC

Muhajirin Kamis, 12 Januari 2023 - 15:28 WIB
Integrasikan Islam dengan Sains, UMY Dirikan CISIC
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) (Dok UMY)
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meluncurkan Center for Integrative Science and Islamic Civilization (CISIC) untuk mengintegrasikan sains dan Islam. CISIC dibentuk untuk mewujudkan cita-cita UMY dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Ini merupakan cita-cita panjang untuk mewujudkan dari visi kita. Kita punya visi menjadi universitas yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam demi kemaslahatan umat,” kata Rektor UMY, Gunawan Budiyanto, saat memberikan sambutan dalam peluncuran CISIC beberapa waktu lalu.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMY, Agung Danarto, menjelaskan, CISIC merupakan upaya UMY dalam mengkaji ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Dalam pandangan UMY, ilmu sains dan ilmu agama saling terintegrasi, karena memang berasal dari Allah Ta’ala.

Baca Juga: Integrasi Iptek dan Imtaq, Warisan BJ Habibie untuk Bangsa

“Ayat-ayat qauliyah dan ayat kauniyah adalah satu kesatuan yang integratif. Semuanya berasal dari Allah, dan semuanya diciptakan oleh Allah,” kata Agung.

Hal tersebut sudah dibuktikan generasi muslim pertama yang berhasil membangun peradaban Islam berlandaskan ilmu pengetahuan. Ayat pertama yang turun memerintahkan umat Islam untuk ‘iqra’ yakni belajar, meneliti, dan membaca.

Saat ayat ini turun, semangat para sahabat untuk belajar semakin tinggi. Mereka belajar dan terus mengkaji ilmu pengetahuan. Ada yang fokus di bidang ilmu kedokteran, sains, teknologi, dan lain sebagainya. Mereka tidak memilah antara ayat kauniyah dan ayat qauliyah.

“Para sahabat mempelajari cabang ilmu, dari Romawi, dari Yunani, mereka pelajari lalu diintegrasikan dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah, sehingga secara ontologi mendukung tauhid dan secara epistimologi terintegrasi antara sains dan ilmu agama, secara aksiologi mendukung fungsi manusia sebagai khalifah untuk menciptakan rahmatan lil-alamin,” ucap Agung.

Baca Juga: Trensains Ajarkan Islam dan Sains dalam Satu Tarikan Nafas

Integrasi keilmuan seperti itu membuat umat Islam generasi awal menguasai peradaban dunia dengan semangat keilmuan yang mereka miliki. Bahkan, selama-selama berabad-abad mereka menguasai peradaban dunia.

Peradaban Islam mulai mundur saat umat muslim mulai melakukan dikotomi atau sekularisasi antara ilmu agama dan ilmu sains. Ini menjadi salah satu faktor kemunduran umat Islam di berbagai tempat.

Agung berharap, kehadiran CISIC menjadi pemantik umat Islam di Indonesia, dan dunia secara umum untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan sains dan ilmu agama. Dengan begitu, peradaban Islam bisa kembali berjaya di muka bumi.

“Sampai saat ini belum ada titik koordinasi untuk naik, atau baru ada upaya dilakukan oleh orang-orang Islam untuk menciptakan ilmu pengetahuan yang membawa kemajuan,” kata Agung.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan