alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 26 November 2022
home edukasi & pesantren detail berita

Integrasi Iptek dan Imtaq, Warisan BJ Habibie untuk Bangsa

Muhajirin Rabu, 26 Oktober 2022 - 22:03 WIB
Integrasi Iptek dan Imtaq, Warisan BJ Habibie untuk Bangsa
Presiden ke-3 RI BJ Habibie (foto: Antara)
LANGIT7.ID, Jakarta - Di era 90-an dan awal 2000-an, masyhur istilah Iptek yang merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Kata Iptek, kerap bersanding dengan Imtaq yang merupakan singkatan Iman dan Taqwa. Lalu bagaimana Iptek dan Imtaq bisa bersanding?.

Dosen Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Syakir Jamaluddin, menyebut Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan tokoh pertama yang menggabungkan antara ilmu pengetahuan teknologi (Iptek) dan imtaq (iman dan takwa).

Iptek sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, Habibie tidak ingin pengetahuan teknologi membuat seseorang menjadi liar. Maka itu, Habibie menggabungkan Iptek dan Imtaq dalam satu kesatuan pendidikan.

Baca Juga: Mengenang Kepergian BJ Habibie, Ini Jasa-jasanya untuk Islam

“Kita adalah negara yang berketuhanan yang Maha Esa. Makanya, Habibie yang pertama kali mempopulerkan dan menggabungkan Iptek dan Imtaq. Kalua menguasai teknologi tapi dikawal dengan iman dan takwa itu akan menjadi liar,” kata Syakir di kanal Majelis Tabligh Muhammadiyah, dikutip Rabu (26/10/2022).

Cita-cita Habibie mengintegrasikan Iptek dan Imtaq, salah satunya diwujudkan dengan mendirikan MAN Insan Cendekia pada 1996, madrasah yang menjadi salah satu sekolah terbaik di Indonesia. MAN Insan Cendekia didirikan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi dalam penguasaan Iptek yang didasari nilai keimanan dan ketakwaan.

Pada 6 Juli 2011 lalu, Almarhum Habibie pernah menjelaskan alasan di balik pendirian MAN Insan Cendekia. Itu tak terlepas dari anggapan masyarakat pada masa itu yang menilai ilmu pengetahuan teknologi tidak bisa digabungkan dengan ilmu agama. Harus memilih salah satunya.

Baca Juga: MAN Insan Cendekia Jadi SMA Terbaik di Indonesia Berdasarkan Hasil UTBK

“Saya diberi kenikmatan oleh Allah, ilmu dan teknologi sehingga saya bisa membuat pesawat terbang, tapi sekarang saya tahu bahwa ilmu agama lebih bermanfaat untuk umat Islam, kalau saya disuruh memilih antara keduanya maka saya akan memilih ilmu agama,” kata Habibie dalam dialog umum bertajuk Indonesia Pasca Reformasi dan Peran Lulusan Al-Azhar pada 6 Juli 2011 lalu.

Habibie mengaku beruntung, karena Allah menganugerahi pengetahuan teknologi sekaligus imtaq. Dia diberi kemampuan untuk meningkatkan iptek dan imtaq. Karunia tersebut menjadi salah satu motivasi Habibie kembali ke Tanah Air setelah berkiprah di bidang teknologi di Jerman. Dia ingin mengembangkan Iptek dan Imtaq di Tanah Air.

“Iptek dan supaya sumber daya manusia di Indonesia yang terbaharukan menjadi unggul dan daya saingnya meningkat, dan itu sasaran perjuangan, dan itu adalah tugas kita semua,” ujar Habibie.

Baca Juga: MAN Insan Cendekia, Madrasah Berkualitas Rintisan BJ Habibie Sinergikan IPTEK dan IMTAQ

Baca Juga: Belajar Mentalitas Sepeda Ala BJ Habibie

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 26 November 2022
Imsak
03:56
Shubuh
04:06
Dhuhur
11:43
Ashar
15:07
Maghrib
17:56
Isya
19:10
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan