Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home sosok muslim detail berita

Sa'ad bin Abi Waqqash, Sahabat Rasulullah Mendakwahkan Islam di China

ummu hani Sabtu, 21 Januari 2023 - 11:15 WIB
Sa'ad bin Abi Waqqash, Sahabat Rasulullah Mendakwahkan Islam di China
Ilustrasi sahabat Nabi (Foto: Houuri.com)
LANGIT7.ID, Jakarta - Siapa yang tak mengenal Sa'ad bin Abi Waqqash? Beliau merupakan sahabat Rasulullah SAW yang berjasa menyebarkan Islam di wilayah China pada sekitar pertengahan abad ke-7.

Sa'ad bin Abi Waqqash merupakan seorang panglima militer yang mahir menggunakan anak panah. Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, Sa’ad menjadi panglima perang yang menaklukkan Persia.

Sedangkan pada masa Khalifah Utsman bin Affan, Sa’ad memimpin delegasi dakwah ke China. Meski dikenal sebagai da’i yang berdakwah di China, Sa’ad ternyata bukan seorang Muslim sejak lahir.

Baca Juga: Kisah Nabi Musa Terdiam Tujuh Hari saat Diperintah Menghadap Fir’aun

Sa'ad seorang keturunan Bani Zuhrah yang lahir di Makkah pada 595. Hubungannya dengan Nabi Muhammad SAW melalui pamannya, yakni Abdul Manaf, yang juga paman dari ibu Nabi, Aminah binti Wahhab.

Pada usia 17 tahun, Sa'ad bin Abi Waqqash memutuskan menjadi Muslim. Dia menjadi orang ketujuh yang memeluk Islam.

Artinya, Sa’ad termasuk bagian dari kelompok awal yang menerima dakwah Rasulullah atau golongan Assabiqun Al-Awwalun. Setelah memeluk Islam, dia tak gentar membela Islam dan Nabi Muhammad SAW, meskipun yang menentang adalah ibunya sendiri.

Baca Juga: Kisah Halimah As-Sadiyah, Rasakan Berkah karena Susui Nabi SAW

Setelah memeluk Islam, Sa'ad berperan dalam berbagai perang. Kemahirannya menggunakan anak panah sebagai senjata membuat Sa’ad selalu menemani Nabi Muhammad SAW menegakkan agama Islam.

Sa’ad menjadi salah satu panglima perang terbaik hingga mampu menaklukkan Kekaisaran Sasaniyah di Persia. Kemenangan ini membuka jalan dakwahnya untuk menyebarkan Islam di wilayah tersebut.

Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan tahun 651 M, Sa’ad bin Abi Waqqash ditugaskan untuk memimpin delegasi ke China. Ini menjadi tonggak pertama dakwah Islam di negeri tirai bambu.

Baca Juga: Kisah Sahabat Nabi yang Selalu Baca Surat Al Ikhlas saat Salat

Mengutip dari NU Online, Sabtu (21/1/2023) China berada di bawah kekuasaan Kaisar Yong Hui dari Dinasti Tang. Adanya dakwah Sa’ad di China dibenarkan oleh suku Muslim Hui di China.

Tidak hanya itu, Sang Kaisar juga mengizinkan delegasi yang dipimpin Sa’ad bin Abi Waqqash untuk mendirikan masjid. Pada 742 M, dibangunlah sebuah Masjid Agung Huasisheng atau Masjid Sa'ad bin Abi Waqqash. Masjid di Guangzhou itu dikenal sebagai masjid tertua yang ada di daratan China.

Sa'ad bin Abi Waqqash wafat pada 674 di rumahnya yang berada di daerah Atiq, beberapa kilometer dari Kota Madinah. Dalam kisahnya, Sa'ad meninggal akibat diracun yang kemudian dimakamkan di Baqi, sebuah kompleks pemakaman para sahabat Nabi Muhammad SAW.

Sa’ad memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan. Dia menjadi satu dari 10 orang yang dijamin Rasulullah SAW masuk surga, berkat jasa-jasanya dalam memerjuangkan Islam.

Baca Juga:

Mushab bin Umair, Duta Islam Pertama Pilihan Rasulullah SAW

Flanking Manuver, Taktik Khalid bin Walid yang Dipakai Timnas Arab Saudi


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan