LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI,
Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPIH) Tahun 2023 tak lepas dari peran DPR. Dasco menilai keberhasilan menekan kenaikan biaya haji merupakan implementasi dari komitmen
DPR yang mengupayakan aspirasi masyarakat Indonesia.
"DPR RI menaruh perhatian terhadap biaya haji reguler yang mengalami peningkatan pada tahun ini yang sangat membebani Jemaah. Dan, DPR berhasil rasionalisasi kenaikan biaya haji menjadi lebih rendah dari biaya yang diusulkan Pemerintah," kata Dasco di Jakarta, dikutip Sabtu (18/2/2023).
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan
biaya haji 2023 naik menjadi Rp69,19 juta atau mengalami kenaikan hingga 70 persen. Melalui sejumlah negosiasi yang cukup alot, DPR berhasil menekan biaya yang ditanggung calon jemaah haji hingga di angka Rp49,8 juta.
Baca Juga: Kang Emil Sebut Bandara Kertajati Diizinkan jadi Embarkasi Haji 2023Angka tersebut dinilai setara dengan 55,3 persen dari total rata-rata biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yang sebesar Rp90.050.637.
Usai penetapan biaya haji 2023, Dasco mengingatkan agar Pemerintah saling berkoordinasi. Baik antar Kementerian, lembaga, dan BUMN yang terlibat dalam setiap tahapan penyelenggaraan haji.
"Sosialiasi dan komunikasi (kepada) publik yang baik perlu ditingkatkan agar kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat dipahami oleh seluruh masyarakat," ujar Politisi Partai Gerindra tersebut.
Baca Juga:
PKS Tolak Biaya Haji Rp49 Juta, Ini Alasannya
PKS: Biaya Haji 2023 Rp49 Juta Masih Mahal(gar)