LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 hal yang seharusnya tidak diucapkan pada orang yang tengah dilanda
masalah. Termasuk kepada mereka yang tengah dilanda kecemasan ataupun serangan panik.
Kelima
ucapan ini dilarang untuk diucapkan, sekalipun bermaksud untuk memberikan semangat atau ketenangan. Pasalnya, orang dengan kecemasan cenderung memiliki rasa takut dan khawatir secara terus-menerus.
Dalam kasus ini, perkataan menenangkan mungkin saja tidak bisa mereka rasakan secara rasional. Sehingga lebih baik untuk tidak diucapkan.
Baca Juga: Kepercayaan Diri Ibu Berpengaruh pada Pola Asuh AnakMelansir
Huffpost, Ahad (19/2/2023), berikut 5 ucapan yang dilarang untuk dikatakan kepada mereka yang tengah dilanda kecemasan:
1. Jangan Khawatir Orang dengan kecemasan akan tahu bahwa kekhawatiran ada di kepala mereka. Dan bagian tersulitnya adalah menghilangkan rasa khawatir tersebut.
Psikiater sekaligus kepala petugas medis di Minded, dr Kristin Gill mengatakan, mereka yang memiliki kecemasan tidak bisa begitu saja berhenti khawatir. Sebab, membuang rasa khawatir tidak bisa dilakukan dengan mudah oleh orang-orang dengan kecemasan.
"Meskipun orang-orang mungkin mengatakan untuk tidak perlu khawatir karena ingin membantu meredakan kecemasan seseorang, tapi sebenarnya itu sangat meremehkan dan tidak valid," katanya.
2. TenangNasihat untuk tenang, adalah yang paling sering didapatkan oleh orang-orang dengan kecemasan. Namun komentar semacam ini bisa sangat tidak valid, terutama di saat-saat sulit.
"Ini meremehkan dan merupakan nasihat yang paling sering didapatkan oleh orang-orang dengan kecemasan," ucap Pendiri Get Psyched Therapy & Coaching, Crystal Brit.
Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental Sesuai Al-Quran dan Hadis: Kembalikan Urusan pada Allah3. Tidak Seburuk ItuKalimat "tidak seburuk itu" yang diucapkan kepada mereka yang tengah dilanda kecemasan juga tidak valid. Pasalnya, ucapan itu seperti membandingkan masalah orang lain dengan yang pernah dialami.
Psikolog berlisensi di North Carolina, Leia Charnin mengatakan, walaupun masalahnya serupa, tapi karakter dan sifat setiap orang berbeda. Sehingga mungkin, orang dengan kecemasan tidak bisa begitu saja menerima nasihat tersebut.
"Membandingkan dengan pengalaman hidup dapat meremehkan pengalaman emosional seseorang. Terlebih, kalimat tersebut juga bisa saja membuat penerima pesan merasa lebih buruk," ujar Leia.
4. Hanya Perlu IstirahatMemang benar bahwa istirahat seperti tidur dapat membantu memperbaiki gejala yang terkait dengan kecemasan. Namun, kalimat tersebut adalah hal terakhir yang sebetulnya ingin didengar oleh orang-orang dengan kecemasan.
"Sebab, kesehatan mental jarang memiliki solusi sederhana," tutur Brit
5. Itu Bukan Masalah Besar Meskipun mungkin tidak tampak seperti masalah besar bagi orang lain, tapi orang yang merasa cemas akan sangat tidak setuju.
"'Itu bukan masalah besar' adalah bentuk pengabaian emosional. Meskipun secara faktual tanggapan ini masuk akal bagi pembicara, tapi penerima pesan mungkin akan merasa diabaikan, disalahpahami, dan bahkan lebih kesepian," kata Charnin.
Baca Juga:
Psikolog Ungkap 6 Cara Mengatasi Sifat People Pleaser
Sifat People Pleaser dan Bahayanya bagi Kesehatan Mental(gar)