Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jangan Pernah Ucapkan 5 Hal Ini pada Orang yang Dilanda Masalah

mahmuda attar hussein Ahad, 19 Februari 2023 - 12:05 WIB
Jangan Pernah Ucapkan 5 Hal Ini pada Orang yang Dilanda Masalah
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 hal yang seharusnya tidak diucapkan pada orang yang tengah dilanda masalah. Termasuk kepada mereka yang tengah dilanda kecemasan ataupun serangan panik.

Kelima ucapan ini dilarang untuk diucapkan, sekalipun bermaksud untuk memberikan semangat atau ketenangan. Pasalnya, orang dengan kecemasan cenderung memiliki rasa takut dan khawatir secara terus-menerus.

Dalam kasus ini, perkataan menenangkan mungkin saja tidak bisa mereka rasakan secara rasional. Sehingga lebih baik untuk tidak diucapkan.

Baca Juga: Kepercayaan Diri Ibu Berpengaruh pada Pola Asuh Anak

Melansir Huffpost, Ahad (19/2/2023), berikut 5 ucapan yang dilarang untuk dikatakan kepada mereka yang tengah dilanda kecemasan:

1. Jangan Khawatir

Orang dengan kecemasan akan tahu bahwa kekhawatiran ada di kepala mereka. Dan bagian tersulitnya adalah menghilangkan rasa khawatir tersebut.

Psikiater sekaligus kepala petugas medis di Minded, dr Kristin Gill mengatakan, mereka yang memiliki kecemasan tidak bisa begitu saja berhenti khawatir. Sebab, membuang rasa khawatir tidak bisa dilakukan dengan mudah oleh orang-orang dengan kecemasan.

"Meskipun orang-orang mungkin mengatakan untuk tidak perlu khawatir karena ingin membantu meredakan kecemasan seseorang, tapi sebenarnya itu sangat meremehkan dan tidak valid," katanya.

2. Tenang

Nasihat untuk tenang, adalah yang paling sering didapatkan oleh orang-orang dengan kecemasan. Namun komentar semacam ini bisa sangat tidak valid, terutama di saat-saat sulit.

"Ini meremehkan dan merupakan nasihat yang paling sering didapatkan oleh orang-orang dengan kecemasan," ucap Pendiri Get Psyched Therapy & Coaching, Crystal Brit.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental Sesuai Al-Quran dan Hadis: Kembalikan Urusan pada Allah

3. Tidak Seburuk Itu

Kalimat "tidak seburuk itu" yang diucapkan kepada mereka yang tengah dilanda kecemasan juga tidak valid. Pasalnya, ucapan itu seperti membandingkan masalah orang lain dengan yang pernah dialami.

Psikolog berlisensi di North Carolina, Leia Charnin mengatakan, walaupun masalahnya serupa, tapi karakter dan sifat setiap orang berbeda. Sehingga mungkin, orang dengan kecemasan tidak bisa begitu saja menerima nasihat tersebut.

"Membandingkan dengan pengalaman hidup dapat meremehkan pengalaman emosional seseorang. Terlebih, kalimat tersebut juga bisa saja membuat penerima pesan merasa lebih buruk," ujar Leia.

4. Hanya Perlu Istirahat

Memang benar bahwa istirahat seperti tidur dapat membantu memperbaiki gejala yang terkait dengan kecemasan. Namun, kalimat tersebut adalah hal terakhir yang sebetulnya ingin didengar oleh orang-orang dengan kecemasan.

"Sebab, kesehatan mental jarang memiliki solusi sederhana," tutur Brit

5. Itu Bukan Masalah Besar

Meskipun mungkin tidak tampak seperti masalah besar bagi orang lain, tapi orang yang merasa cemas akan sangat tidak setuju.

"'Itu bukan masalah besar' adalah bentuk pengabaian emosional. Meskipun secara faktual tanggapan ini masuk akal bagi pembicara, tapi penerima pesan mungkin akan merasa diabaikan, disalahpahami, dan bahkan lebih kesepian," kata Charnin.

Baca Juga:

Psikolog Ungkap 6 Cara Mengatasi Sifat People Pleaser

Sifat People Pleaser dan Bahayanya bagi Kesehatan Mental


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)