Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Jangan Cuma Bergantung pada Allah, Ikhtiar Lebih Didulukan

mahmuda attar hussein Kamis, 02 Maret 2023 - 20:50 WIB
Jangan Cuma Bergantung pada Allah, Ikhtiar Lebih Didulukan
ilustrasi seseorang sedang berdoa. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam tidak boleh menyerahkan segala urusan sepenuhnya kepada Allah SWT. Terutama ketika mereka belum berikhtiar untuk menyelesaikan setiap tanggung jawabnya.

Penceramah Buya Yahya mengatakan, kaum muslimin harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan urusannya terlebih dulu. Baru kemudian menyerahkan segala urusan tersebut kepada Allah SWT.

"Congkak dalam tawakal itu nggak boleh, sok maunya hanya dengan Allah SWT saja sehingga merasa nggak perlu dan nggak butuh dengan manusia. Ingat, Allah SWT menjadikan manusia di kiri dan kananmu agar kalian saling membutuhkan," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya, dikutip Kamis (2/3/2023).

Baca Juga: Mahfud MD: Boleh Ceramah Politik di Masjid Asal Inspiratif

Menurutnya, banyak kaum muslimin yang keliru dengan mengabaikan hubungannya kepada sesama manusia. Lantas mereka menyerahkan setiap urusannya kepada Allah SWT.

"Tapi yang penting itu adalah disaat kamu membutuhkan kepada manusia, maka jangan lupa bahwasannya semua ini akan bisa karena Allah SWT," ujar Buya.

Untuk itu, Buya Yahya mengingatkan agar kaum muslimin tak perlu berlaku sombong kepada sesama manusia. Pasalnya, setiap urusan di dunia ini akan selalu berkenaan dengan muamalah.

Baca Juga: Kaya Dunia Miskin di Akhirat atau Sebaliknya? Simak Penjelasan UAH

"Usaha dengan manusia wajib, karena Anda hidup dengan manusia. Anda jual beli dengan orang. Nah jadi intinya adalah menjadikan urusanmu dengan manusia kemudian berserah kepada Allah SWT," ungkapnya.

Lebih lanjut, Buya menuturkan bahwasanya manusia perlu tawadhu sebelum tawakal. Pasalnya, tawakal adalah sifat hati yang berkenaal amal zahir.

"Setelah berusaha baru ada tawakal. Jadi jangan belum apa-apa sudah menyerahkan seutuhnya kepada Allah SWT," tuturnya.

Baca Juga:

Ciri Orang Sombong, Bukan Cuma Mereka yang Bergelimang Harta

Hadis Penghuni Neraka Kebanyakan Wanita, Begini Penjelasan Buya Yahya


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)