LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam tidak boleh menyerahkan segala urusan sepenuhnya kepada Allah SWT. Terutama ketika mereka belum
berikhtiar untuk menyelesaikan setiap tanggung jawabnya.
Penceramah
Buya Yahya mengatakan, kaum muslimin harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan urusannya terlebih dulu. Baru kemudian menyerahkan segala urusan tersebut kepada Allah SWT.
"Congkak dalam tawakal itu nggak boleh, sok maunya hanya dengan Allah SWT saja sehingga merasa nggak perlu dan nggak butuh dengan manusia. Ingat, Allah SWT menjadikan manusia di kiri dan kananmu agar kalian saling membutuhkan," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya, dikutip Kamis (2/3/2023).
Baca Juga: Mahfud MD: Boleh Ceramah Politik di Masjid Asal InspiratifMenurutnya, banyak kaum muslimin yang keliru dengan mengabaikan hubungannya kepada sesama manusia. Lantas mereka menyerahkan setiap urusannya kepada Allah SWT.
"Tapi yang penting itu adalah disaat kamu membutuhkan kepada manusia, maka jangan lupa bahwasannya semua ini akan bisa karena Allah SWT," ujar Buya.
Untuk itu, Buya Yahya mengingatkan agar kaum muslimin tak perlu berlaku sombong kepada sesama manusia. Pasalnya, setiap urusan di dunia ini akan selalu berkenaan dengan muamalah.
Baca Juga: Kaya Dunia Miskin di Akhirat atau Sebaliknya? Simak Penjelasan UAH"Usaha dengan manusia wajib, karena Anda hidup dengan manusia. Anda jual beli dengan orang. Nah jadi intinya adalah menjadikan urusanmu dengan manusia kemudian berserah kepada Allah SWT," ungkapnya.
Lebih lanjut, Buya menuturkan bahwasanya manusia perlu tawadhu sebelum tawakal. Pasalnya, tawakal adalah sifat hati yang berkenaal amal zahir.
"Setelah berusaha baru ada tawakal. Jadi jangan belum apa-apa sudah menyerahkan seutuhnya kepada Allah SWT," tuturnya.
Baca Juga:
Ciri Orang Sombong, Bukan Cuma Mereka yang Bergelimang Harta
Hadis Penghuni Neraka Kebanyakan Wanita, Begini Penjelasan Buya Yahya(gar)