LANGIT7.ID-, Jakarta- - Umat Muslim di
Inggris saat ini semakin memiliki kebebasan memperlihatkan identitas mereka sebagai muslim. Perkembangan tersebut menunjukkan adanya kemajuan dalam hal toleransi dan pluralitas masyarakat Inggris yang semakin meningkat.
Meskipun umat muslim di Inggris masih menghadapi berbagai tantangan, seperti isu ekstremisme dan terorisme, mereka tetap memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat Inggris, terutama dalam bidang ekonomi, seni, budaya, dan politik.
Cendekiawan muslim Indonesia, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi, menjelaskan, identitas muslim di Inggris semakin terlihat dalam masyarakat saat ini. Kebebasan yang semakin diberikan kepada umat Islam di Inggris untuk menonjolkan identitas mereka sebagai muslim, dan untuk menjalankan ibadah di tempat ibadah masing-masing, menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak orang.
Baca juga:
Penting Diketahui Muslimah, Begini Rumus Haid dalam Islam“Masyarakat di Inggris, khususnya umat Islam, mempunyai semacam kebebasan untuk menonjolkan identitas mereka sebagai muslim, dan juga untuk menjalankan ibadahnya di tempat ibadah masing-masing. Bangunan masjid di sini sangat banyak jumlahnya,” kata Hamid yang saat ini tengah berada di Inggris.
Menurut Hamid Fahmy, banyak hal telah berubah dan berkembang di Inggris, terutama dalam hal toleransi dan pluralitas masyarakat. Ia menunjukkan beberapa contoh masjid besar di Inggris, seperti Sentral MOS, Masjid Saddam Husein, dan Gereja Mu'adz Bin Jabal yang dijadikan masjid.
“Itu sebagai bukti bahwa masyarakat Inggris semakin terbuka dan toleran terhadap umat muslim,” ujar Hamid Fahmy, dalam sebuah video di Gontortv, dikutip Senin (1/5/2023).
Menurut Hamid Fahmy, masyarakat Inggris juga memiliki potensi besar untuk berkolaborasi dengan bangsa-bangsa lain di dunia, terutama dengan umat Muslim. Hal ini terlihat dari banyaknya orang yang berasal dari negara-negara Islam yang tinggal di Inggris.
Dia juga menyampaikan, masyarakat Inggris memiliki toleransi yang lebih tinggi daripada masyarakat Eropa yang lain. Hal itu menjadi catatan penting bagi umat Islam untuk terbiasa dengan situasi masyarakat yang plural dan saling menghormati.
Hamid Fahmy juga mengungkapkan, dirinya merasa diterima dengan baik oleh masyarakat Inggris, meskipun ia berasal dari luar negeri dan memiliki identitas muslim. Ia bahkan merasa senang ketika orang-orang Somalia, Afganistan, dan beberapa negara Islam lainnya memberikan apresiasi dan tidak menunjukkan sikap diskriminasi terhadap dirinya sebagai orang asing yang beragama Islam.
“Banyak yang menyukai saya, dari Somalia, dari Afganistan dan beberapa negara Islam, negara Rusia,” tutur Hamid Fahmy.
Pemeluk Islam di Inggris Raya Meningkat 44% Pemeluk Islam di Inggris meningkat 44% dalam kurun waktu 10 tahun. Data ini didapat dari sensus penduduk yang dilakukan Kantor Statistik Nasional (ONS) di Inggris pada 2011 sampai 2021. Sensus ini dilakukan per 10 tahun sekali yang didasarkan atas serangkaian Pertanyaan untuk seluruh warga Inggris Raya. Untuk Pertanyaan agama ini bersifat sukarela hanya bagi mereka yang berkenan menjawab.
Meski menjadi porsi minoritas disbanding seluruh total populasi, khususnya populasi muslim, mengalami peningkatan yang signifikan. Per 2021, ada peningkatan 1,2 juta penduduk dalam waktu 10 tahun hingga total keseluruhan muslim di Inggris Raya.
Seperti dilaporkan
Arab News, dari 4,0% atau 2,7 juta pemeluk Islam di negara bagian Inggris dan Wales, pada 2011 meningkat menjadi 3,0 juta muslim atau sebesar 6,5% dari total penduduk pada 2021. Di sisi lain, kota London tercatat sebagai wilayah dengan konsentrasi muslim terbesar.
Data dari ONS mencatat, ada 15% warga London yang memeluk Islam per 2021. Angka ini meningkat 12,6% dari sebelumnya. “Artinya, ada Lebih dari 1,3 juta (dari total 8,6 juta) muslim yang tinggal di London saja,” tulis
Arab News.
Sementara
The Guardian melaporkan, wilayah di Inggris yang memiliki presentasi populasi muslim terbesar pada 2011 adalah Tower Hamlets. Kemudian, disusul wilayah lain yakni Blackburn dan Darwen sebesar 35% dan Newham sebanyak 34,8% penduduk yang mengaku muslim.
Meski demikian, Tower Hamlets juga mengalami peningkatan jumlah yang signifikan sebesar 1,9% dalam 10 tahun Terakhir. Pada 2021, pemeluk muslim di Hamlets sebesar 39,9% dari total seluruh penduduk lokal.
Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris Raya (MCB), Zara Mohammed, peningkatan populasi muslim didorong dari jumlah populasi muda yang lahir di wilayah tersebut. “Saya pikir itu tergantung pada kondisi sosial-ekonomi di mana orang-orang tinggal dan peluang ekonomi tersedia,” ujar Mohammed, dikutip
The Guardian.
(ori)