LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sebanyak 221.000 orang calon
jemaah haji Indonesia mulai sibuk mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci pada musim ibadah 2023. Jumlah tersebut terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.
Pada musim ibadah tahun ini, Indonesia memberangkatkan satu jemaah dengan usia tertua, yaitu 119 tahun. Jemaah tersebut bernama Harun, asal Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur
"Mbah Harun, sapaan akrabnya, akan menjadi jemaah haji tertua se-Indonesia pada keberangkatan haji tahun ini dengan umur 119 tahun," bunyi keteran tertulis Kemenag, Rabu (10/5/2023).
Baca juga:
Langkah Kemenag Setelah Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota HajiBermodal keyakinan pada 2017, Mbah Harun mendaftar haji dari hasil jual tanah di dekat tempat tinggalnya. Meski mendapat jadwal tunggu sampai 2046, Mbah Harun tahun ini dapat berangkat melalui kuota prioritas lansia.
Pria kelahiran 1904 ini mengaku bersyukur di usianya yang sudah senja diberikan kesempatan untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5. "Alhamdulillah bisa berangkat tahun ini," ujarnya.
Mbah Harun terlihat sangat sehat meski pendengarannya sudah berkurang. Berbekal doa dan bantuan dari keluarga, pihak KBIHU, serta Kantor Kemenag Kabupaten Pamekasan, Mbah Harun tetap optimistis dapat menunaikan ibadah haji tahun ini.
Mbah Harun berangkat sendiri ke Tanah Suci pada tahun ini karena istrinya telah meninggal dunia. Ditanya soal rahasia sehatnya, Mbah Harun yang sehari harinya sebagai petani mengaku rutin minum air hangat dan mengonsumsi beras dari hasil pertaniannya sendiri.
"Kadang konsumsi jagung, daging dan ikan-ikan," ucapnya. Untuk menjaga fisiknya, Mbah Harus biasa keliling pelataran rumah supaya kuat saat ibadah di Mekkah.
Seperti diketahui, Indonesia mendapat kuota jemaah haji pada tahun ini sebesar 221.000 jemaah. Terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Dari jumlah tersebut sebanyak 30% atau sekitar 66.934 jemaah merupakan lansia.
(ori)