Mesir Bantah Keras Kabar Pembicaraan Telepon antara Trump dan Presiden al-Sisi soal Pengungsi Gaza
nabilRabu, 29 Januari 2025 - 05:50 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Mesir pada Selasa secara resmi membantah laporan media tentang adanya pembicaraan telepon antara Presiden Abdel Fattah al-Sisi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada akhir pekan lalu. Bantahan ini muncul setelah Trump menyerukan rencana relokasi warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania.
"Sumber resmi senior membantah apa yang dilaporkan beberapa media tentang adanya pembicaraan telepon antara presiden Mesir dan Amerika," kata layanan informasi negara Mesir, sambil menambahkan bahwa setiap kontak semacam itu pasti akan diumumkan secara resmi.
Trump sebelumnya pada hari Sabtu mengusulkan rencana untuk "membersihkan" Jalur Gaza, dengan menyatakan bahwa dia "ingin Mesir menerima warga Gaza," begitu juga dengan Yordania.
Mantan presiden AS itu mengatakan dia akan berbicara dengan al-Sisi pada hari Minggu, namun tidak ada pengumuman resmi tentang pembicaraan telepon dari kedua kantor pemimpin. Pada hari Senin, Trump dilaporkan mengatakan bahwa mereka telah berbicara, dengan mengutip tentang al-Sisi: "Saya berharap dia mau menerima beberapa warga Gaza."
Kementerian Luar Negeri Mesir pada hari Minggu mengeluarkan pernyataan menolak "setiap pelanggaran terhadap hak-hak tidak dapat dicabut warga Palestina atas tanah mereka," baik "sementara atau jangka panjang."
Mesir merupakan sekutu kunci AS di kawasan tersebut, dan menjadi satu-satunya negara selain Israel yang menerima pengecualian dari pembekuan bantuan luar negeri Trump minggu ini.