Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Kemenkes: Kasus Positif Covid-19 Nasional Turun 40 Persen

ahmad zuhdi Rabu, 22 September 2021 - 23:58 WIB
Kemenkes: Kasus Positif Covid-19 Nasional Turun 40 Persen
Penanganan pasien dan kasus Covid-19 di KM Umsini yang sempat menjadi kapal Isolasi Apung Terpadu Pemkot Makassar. Foto: Antaranews
LANGIT7.ID, Jakarta - Saat ini, hampir seluruh wilayah di Jawa dan Bali berada di level 2, sementara di luar Bali ada 20 kota di level 1, 250 kabupaten/kota level 2, 150 kabupaten/kota level 3, dan 10 kabupaten/kota pada level 4.

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan tren penurunan kasus Covid-19 di Indonesia dan turunnya angka kematian menjadi kabar yang baik untuk kita semua. Secara nasional terjadi penurunan sebesar 40 persen dan penurunan angka kematian 48 persen jika dibandingkan pada minggu sebelumnya.

Baca Juga: Cuma di Indonesia Masjid dan Gereja Disatukan Terowongan, Ini Alasan PUPR

"Namun masih ada beberapa provinsi yang masih mencatatkan insidensi dan kematian yang cukup tinggi, yaitu di Kalimantan Utara dan Provinsi Bangka Belitung. Selanjutnya, angka testing juga mengalami peningkatan 4,22 orang per seribu penduduk per minggu," kata dr Siti dalam jumpa pers secara virtual, Rabu (22/9/2021).

Angka tersebut terus mengalami peningkatan dan di atas standar Badan Kesehatan Dunia (WHO). Seluruh provinsi juga mencapai target minimal tersebut dan beberapa provinsi yang mencatatkan testing rate yang cukup tinggi, yaitu di Provinsi Bali, Riau, Kalimantan Timur, dan Provinsi DKI Jakarta.

"Positive rate mingguan juga sudah mencapai angka 1,9 persen, kurang dari lima persen angka standar WHO. Parameter lainnya adalah menurunnya penggunaan tempat tidur rumah sakit yang diukur dengan tempat keterisian," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Turun Signifikan, dr Reisa: Hati Gembira Obatnya

Saat ini, lanjut dia, tidak ada provinsi yang mencatatkan angka keterisian di bawah 80 persen, baik tempat keterisian secara total maupun ICU. Vaksinasi menjadi media yang baik untuk pencegahan virus Covid-19 jika seseorang terinfeksi Covid-19,"ucapnya.

Tren positif di seluruh hampir indikator merupakan salah satu bukti seluruh pihak yang terlibat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Akan tetapi perlu diingat, hal selanjutnya adalah bagaimana mempertahankannya.

Sebab apabila dibandingkan pada bulan Juli lalu atau masa PPKM level empat, saat ini mobilitas masyarakat sudah meningkat jauh. Oleh karena itu, vaksinasi, protokol kesehatan, dan upaya 3T harus terus ditingkatkan. Kemenkes terus bekerja sama dengan provinsi, kabupaten/kota untuk menyelesaikan updating status kasus-kasus ini.

Baca Juga: Ini Syarat Penerbangan Domestik Terbaru, Cek Sebelum Bepergian

"Kalau kita bandingkan pekan lalu,ada 34.000 kasus yang belum ter-up date dan pekan ini tinggal 11.000 kasus. Artinya telah terjadi penurunan dan perbaikan validitas data yang kita lakukan bersama provinsi, kabupaten/kota untuk mendapatkan gambaran yang semestinya di daerah tersebut," ujarnya.

Sebagaimana pekan lalu, kegiatan percepatan vaksinasi diperkuat dengan cakupan dosis pertama minimal 50 persen. Sementara untuk syarat penurunan level dua menjadi level satu harus didukung dengan cakupan vaksinasi 70 persen dan 60 persen untuk lansia. Penilaian vaksinasi akan dilakukan terhadap wilayah aglomerasi yang melakukan vaksinasi dengan angka terendah.

"Dikarenakan cakupan vaksinasi di Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bekasi belum mencapai 50 persen, maka keseluruhan Jabodetabek belum bisa turun ke level dua," ungkapnya.

Baca Juga: PBNU Klaim Potensi Pasar Ekonomi Syariah di Indonesia Sangat Besar

Berkaitan dengan pembelajaran tatap muka, sekolah harus memastikan dan menyiapkan protokol kesehatan di sekolah benar-benar terwujud. Sekolah juga harus melakukan perizinan untuk penyelenggaraan dan tentunya pembelajaran tatap muka harus seizin orang tua.

"Kembalinya anak-anak ke sekolah harus kita lindungi agar tidak rentan terpapar virus Covid-19. Cakupan vaksinasi untuk dewasa dan anak-anak juga harus tinggi," ucapnya.

Baca Juga:

Intip Inspirasi Taman Vertikal Sederhana untuk Rumah Mungil

5 Tanaman Hias Ini Bisa Jadi Pengganti Air Purifier


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)