LANGIT7.ID-, Jeddah - The House of Islamic Arts adalah museum pertama di Kerajaan Saudi yang didedikasikan untuk
seni Islam. Museum ini menyimpan koleksi yang mencakup masa-masa
peradaban Islam.
Berlokasi di Taman Jeddah, museum ini memamerkan lebih dari 1.000 artefak yang menawarkan wawasan tentang
nilai-nilai Islam dan
warisan budaya serta sejarah kawasan tersebut, dikutip Saudi Press Agency, Kamis (10/7/2025).
Baca juga: Ikut Forum Kerajaan Saudi, Menag Ungkap Rencana Bangun Museum Haji dan Museum HadisThe House of Islamic Arts memiliki enam galeri yang tiap bagiannya mengeksplorasi aspek unik dari
warisan Islam.
Galeri pertama menelusuri evolusi keramik dan pembuatan kaca dari abad ke-1 hingga ke-10 Hijriah (abad ke-7 hingga ke-16), juga tembikar, sebuah kerajinan kuno yang berkembang pesat di bawah para perajin Muslim.
Kemudian di galeri dua, menyoroti karya logam Islam yang menampilkan barang-barang berhias rumit dan peralatan sehari-hari.
Di galeri ketiga, pengunjung dapat melihat 500 koin dari era Nabi Muhammad hingga zaman modern. Galeri ini menawarkan sekilas sejarah
ekonomi dunia Muslim.Sementara galeri keempat berfokus pada pengaruh seni Islam terhadap peradaban lain dan bagaimana budaya Eropa berinteraksi dengan tradisi seni Islam.
Di galeri kelima terdapat manuskrip Al-Qur'an langka, kaligrafi Arab, dan tablet kayu yang digunakan dalam
menghafal Al-Qur'an.
Baca juga: Bisa Lebih Interaktif, Museum Bayt Al-Qur’an Kembangkan Al-Qur’an Sensor TanganGaleri terakhir memamerkan tekstil Islam, termasuk karya-karya dari penutup interior dan eksterior
Kakbah dan tirai langka dari Gerbang Syammi Masjid Nabawi di Madinah, yang dibuat pada masa Ottoman pada abad ke-13 Hijriah.
Tur museum berakhir di perpustakaan, yang menawarkan beragam pilihan buku berbahasa Arab dan Inggris tentang sejarah, budaya, dan sastra Islam.
(est)