LANGIT7.ID-Jakarta; Antrean ibadah haji reguler di berbagai wilayah Indonesia yang kini menyentuh angka puluhan tahun menjadi tantangan besar bagi calon jamaah. Menanggapi kondisi tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melalui Unit Usaha Syariah resmi memperkenalkan produk Hasanah sebagai solusi pembiayaan porsi Haji Plus untuk mempercepat waktu tunggu keberangkatan.
Produk Hasanah dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mengambil skema Haji Plus namun terkendala oleh besarnya biaya awal. Melalui layanan ini, calon jamaah bisa mendapatkan nomor porsi lebih cepat dengan sistem pembayaran angsuran di belakang, sehingga keinginan untuk beribadah ke Tanah Suci tidak perlu tertunda lebih lama.
Yusron selaku Head of Syariah Adira Finance menjelaskan bahwa kehadiran layanan ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan masyarakat akan kepastian pendaftaran haji.
“Produk Hasanah kami hadirkan sebagai respons atas adanya permintaan pembiayaan Nomor Porsi Haji Plus, sekaligus memperkuat strategi perluasan solusi dan portofolio syariah Adira Finance. Dengan pendekatan yang transparan, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan ibadah yang lebih pasti dan terpercaya,” ungkap Yusron dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Layanan Hasanah menggunakan akad ijarah multijasa yang menjamin seluruh prosesnya sesuai dengan prinsip syariah. Salah satu keunggulan utama produk ini adalah fasilitas pembiayaan tanpa jaminan (non-collateral) dengan pilihan tenor fleksibel hingga 60 bulan. Dalam pelaksanaannya, Adira Finance bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah terdaftar resmi di Kementerian Agama.
Calon pelanggan hanya perlu menyiapkan dokumen persyaratan seperti identitas diri dan bukti penghasilan untuk proses verifikasi. Seluruh rincian mengenai angsuran hingga ketentuan pelunasan dipastikan transparan dalam akad untuk memberikan rasa aman kepada nasabah.
Setelah permohonan disetujui, nasabah akan didaftarkan untuk mendapatkan nomor porsi Haji Plus secara resmi. Status porsi tersebut nantinya dapat dipantau langsung oleh jamaah melalui website resmi Kementerian Agama atau aplikasi Haji Pintar.
Hadirnya produk Hasanah turut memperkuat kinerja Unit Usaha Syariah Adira Finance. Hingga November 2025, pembiayaan baru syariah perusahaan tumbuh 13% secara tahunan dengan nilai mencapai Rp8,1 triliun. Saat ini, segmen syariah berkontribusi sebesar 21% terhadap total pembiayaan baru perusahaan.
Melalui inovasi ini, Adira Finance berkomitmen untuk terus memperluas akses keuangan berbasis syariah yang aman bagi masyarakat.
“Melalui produk Hasanah dan berbagai inisiatif syariah lainnya, Adira Finance menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, memperkuat inklusi keuangan, serta menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih mudah dijangkau dan berkesan,” tutur Yusron menutup penjelasannya.
