Diplomasi Keagamaan Indonesia Kian Mendunia Hingga Jadi Rujukan Delegasi Arab Saudi
tim langit 7Kamis, 22 Januari 2026 - 11:52 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Peran Indonesia dalam kancah keagamaan global semakin diakui melalui kolaborasi strategis dengan Arab Saudi. Hal ini tercermin dalam kunjungan 20 anggota delegasi International Union of Muslim Scouts (IUMS) yang berbasis di Jeddah ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh, menilai kehadiran perwakilan dari Arab Saudi tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang menguntungkan antara kedua negara. Dalam agenda studi banding tersebut, delegasi yang dipimpin Sekjen IUMS Dr Zuhair Husein Ghanim mendalami pola pembinaan generasi muda dan urusan keagamaan yang diterapkan di Indonesia.
"Kunjungan hari ini diikuti oleh para mahasiswa dari beberapa kampus dari Saudi Arabia untuk kepentingan studi banding mengenai urusan keagamaan, pembinaan generasi muda," kata Prof Ni'am, dilansir dari situs MUI, Kamis (22/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa model akselerasi peran pemuda di struktur organisasi menjadi daya tarik bagi delegasi internasional. MUI secara khusus melibatkan anak muda dalam kepengurusan, termasuk di Komisi Fatwa, dengan rentang usia 20 hingga 40 tahun guna menjamin keberlangsungan estafet kepemimpinan.
Ulama asal Nganjuk tersebut menjelaskan bahwa keterlibatan aktivis muda sangat krusial dalam merespons dinamika era digital. Dengan struktur yang melibatkan lintas generasi, lembaga diharapkan mampu memberikan solusi atas masalah-masalah kontemporer dengan lebih peka.
"Sebagai estafet kepemimpinan berikutnya menjawab tantangan masyarakat yang begitu akseleratif, tantangan masyarakat khususnya di era digital ini butuh dijawab secara cepat dan lebih banyak di respon dengan isu-isu yang terkait dengan keahlian anak-anak muda zaman now," sambungnya.
Penerimaan delegasi IUMS ini dipimpin langsung oleh Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh didampingi sejumlah pengurus MUI lainnya, antara lain KH Abdul Muiz Ali, Habib Umar Al Hadad, KH Yusuf Sidiq, dan KH Izzudin Bahlawan. Kerja sama internasional ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra penting Arab Saudi dalam pengembangan kualitas generasi muda muslim di tingkat global.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”