LANGIT7.ID-, Jakarta - - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (
BPJPH)
Ahmad Haikal Hassan menyatakan bahwa
Amerika Serikat sepakat untuk memenuhi ketentuan
sertifikasi halal Indonesia terhadap produk mereka.
Haikal Hassan, atau akrab disapa Babe Haikal, bahwa pihaknya mengambil langkah strategis dengan menemui langsung Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Meski sempat diwarnai diskusi sengit,
Babe Haikal mengapresiasi sambutan baik dari pihak AS.
Baca juga: BPJPH Ingatkan Perusahaan, Penyelia Halal Wajib Pastikan Standar Produksi Konsisten“Prosesnya memang cukup panjang. Sejak saya datang langsung ke USDA di Amerika Serikat, kemudian mereka membalas kunjungan kami ke Indonesia. Lalu, pejabat setingkat Menko Perekonomian mereka datang ke kantor kami (BPJPH). Setelah itu kami lanjutkan dengan serangkaian diskusi yang cukup alot. Dan kini hasilnya sangat positif,” ungkap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, di Jakarta, Rabu (28/1/2026) kemarin.
Pengakuan tersebut, menurut
Babe Haikal, menunjukkan bahwa sistem jaminan
produk halal Indonesia diakui dan dipatuhi oleh para
pelaku usaha di seluruh dunia.
"Ini mencerminkan bahwa sistem jaminan produk halal Indonesia, yang merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat kita, diakui dan dipatuhi oleh pelaku usaha global." lanjut Babe Haikal dalam keterangannya seperti dikutip di laman BPJPH pada Kamis (29/1/2026).
Babe Haikal menegaskan bahwa sistem halal Indonesia telah memenuhi standar global tanpa melanggar aturan perdagangan dunia.
Komitmen Amerika Serikat ini disebutnya sebagai pencapaian dari proses diplomasi panjang dan dialog konstruktif yang dibangun oleh BPJPH.
Baca juga: Bukan Sekadar Label Agama, Babe Haikal Ungkap Alasan Halal Kini Jadi Penentu Kepuasan Konsumen Global“Walaupun kami harus enam kali rapat dan diskusi mendalam terkait sertifikasi halal, mereka tetap menunjukkan sikap terbuka, santun, dan menghormati regulasi kita. Hasilnya, Amerika sangat
comply dengan
Halal Indonesia.” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pendekatan proaktif dalam diplomasi halal ini dijalankan sesuai dengan arahan
Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kerja sama global yang adil.
Hal ini membuahkan hasil positif dengan sikap kooperatif dari pemerintah Amerika Serikat, yang bersedia memahami serta memenuhi ketentuan Jaminan Produk Halal di Indonesia.
“Dalam waktu dekat kami juga akan berkunjung ke perwakilan USDA di Indonesia. Mudah-mudahan hubungan yang harmonis ini terus terjaga, dan halal dapat diterima di semua negara di dunia,” lanjutnya.
Babe Haikal menilai komitmen Amerika Serikat ini sebagai momentum penguatan kerja sama bilateral menjelang tenggat
Wajib Halal 2026.Langkah ini tidak hanya memperkokoh citra Indonesia sebagai pusat halal dunia, tetapi juga bertujuan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat serta meningkatkan penetrasi produk Indonesia di kancah global.
Baca juga: Babe Haikal Minta Sertifikat Halal Kembali Punya Masa Kedaluwarsa(est)