Langit7, Jakarta - Beragam jenis bahan hijab beredar di pasaran untuk memenuhi kebutuhan para muslimah. Namun, berbagai alasan seperti bahan yang kurang cocok, membuat sebagian orang bahkan urung untuk berhijab.
Untuk itu, dua muslimah asal Tuban, Jawa Timur, berupaya untuk menjawab kebutuhan tersebut. Di mana, mereka melalui brand Rianora Moslem Wear menghadirkan produk hijab berbahan premium, yang sekaligus mengajak para muslimah untuk berhijab.
Keduanya, Rian dan Nora, mengisahkan pertemuan mereka dulu di sebuah komunitas pengusaha. Ibarat jodoh dan rezeki, ketika berpartner pun mereka mampu sukses mengembangkan usahanya yang bergerak di bidang fesyen muslim.
Baca juga: Kopontren Al Ittifaq Bandung Jadi Role Model Kebangkitan Ekonomi UmmatNora mengaku memang bercita-cita untuk bisa mempunyai usaha yang bergerak di produk fesyen. Beruntung, ia bertemu dengan Rian, yang telah lebih dulu menjalankan usahanya di bidang fesyen, yang akhirnya mampu membentuk sebuah brand dengan produk berbahan dan berkualitas premium.
Pertemuan keduanya ini juga membuat mereka akhirnya dapat menjalankan usaha fesyennya secara bersama. Hal itu dikarenakan keduanya memiliki kecocokan dan minat yang sama.
“Dari situ kami putuskan untuk bekerja sama dan melahirkan Rianora
Moslem Wear,” kata Rian dikanal Youtube Lebah Inspirasi.
Walaupun pasar untuk fesyen muslim ini memiliki persaingan yang cukup ketat, tapi Nora meyakini pasar untuk hijab masih terbuka luas. Selain itu, perkembangannya pun masih terus bergerak sehingga mendorong mereka untuk terus berinovasi.
“Masih banyak muslimah yang enggan berhijab di luar sana, salah satunya karena belum menemukan produk yang pas. Oleh karena itu kami membuat desain yang simpel, cantik, dan nyaman dipakai, serta menggunakan bahan premium,” ujar Nora.
Baca juga: Bakat Jualan dari Kecil, Muslimah Ini Sukses Kembangkan Usaha Busana WanitaAdapaun berbagai produk fesyen yang diproduksi Rianora
Moslem Wear ini, di antaranya gamis,
dress, tunik, hijab, khimar, dan lainnya. Selain itu, pihaknya juga turut melayani pemesanan dari berbagai
brand terkenal.
Sementara untuk sistem pemasaran, keduanya mengaku menggunakan sistem online. Dengan memanfaatkan media sosial yang ada, seperti
instagram, facebook, whatsapp, dan marketplace.“Dari situ kami bisa mendapatkan pembeli dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Malang, Bogor, Jakarta, dan lainnya,” ujar Rian.
Baca juga: Punya Potensi Besar dalam Ekonomi Nasional, IAEI Dukung Perbankan SyariahIa menambahkan, tantangan yang selama ini dialaminya terletak pada bahan baku yang cukup sulit untuk didapatkan. Kesulitan itu disebabkan karena mereka tinggak di kota kecil di Tuban
Sehingga, lanjut dia, mereka harus mencari bahan baku premium tersebut di luar kota. Selain itu, pergerakan tren model yang begitu cepat juga menjadi tantangan tersendiri.
“Jadi kami berkonsultasi desainer profesional untuk mengetahui perkembangan tren fesyen dan menyesuaikan ketepatan dengan produk kami,” jelas Nora.
(zul)