Langit7, Solo - Kegigihan dan mental kuat sangat diperlukan untuk bisa mengembangkan usaha. Apalagi, persaingan usaha dengan perkembangan teknologi saat ini membuat persaingan dari berbagai kompetitor semakin ketat.
Seperti yang dilakukan Vita Karima, sebagai warga pendatang di Solo, Vita yang juga berasal dari keluarga sederhana ini pun terbiasa hidup mandiri. Masa kecilnya dulu, dihabiskan untuk membantu ibunya berdagang.
Sampai ketika masuk ke perguruan tinggi, walaupun tetap mendapatkan kiriman uang bulanan dari orang tuanya, Vita juga tetap berusaha untuk bisa mendapatkan uang tambah dengan cara berdagang. Ia menyebutkan, uang bulanan yang dikirimkan orang tuanya itu digunakannya untuk membayar kuliah dan mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
“Jadi karena kegiatan kampus itu banyak, aku harus mandiri dan mencari uang tambahan untuk bisa memenuhi itu semua. Di situ aku gak enak untuk minta orang tua, karena memang ada bakat dari kecil untuk berdagang, maka itu pun aku lakukan,” ujarnya dikanal Youtube Kisah Tanpa Batas.
Baca juga:
Berkah Pandemi, Alami Pengurangan Jam Kerja Malah Sukses Bikin Usaha Kerajinan![Bakat Jualan dari Kecil, Muslimah Ini Sukses Kembangkan Usaha Busana Wanita]()
Dari hal itu, Vita mulai mendalami dan memahami seluk-beluk dalam berdagang. Di mana ia yang tadinya hanya senang berjualan tanpa memikiran keuntungannya, mulai fokus untuk menetapkan margin dalam menentukan harga barang yang ia jual.
Menurutnya, dorongan tersebut muncul ketika uang kuliah yang diberikan orang tuanya serba pas-pasan. Sehingga lahir ide dari pikirannya untuk mulai memutarkan uang kuliah tersebut menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan lebih banyak uang, yaitu berdagang.
“Aku kepikiran dan mulai keliling toko dekat kampus untuk sekadar izin buat fotoin produk mereka. Dari situ aku tawarkan ke teman-teman, kalau memang ada yang mau baru aku beli dan jual ke mereka,” ujarnya.
Terbiasa dengan itu semua, membuat Vita dapat mengembangkan usahanya, Tans Collection. Berkat mental pengusahanya itu, Vita kini telah memiliki tokonya sendiri untuk memajang berbagai produk fesyen muslimahnya.
Vita mengaku, dengan fokus berjualan online, ia mampu meningkatkan penjualan produk Tans Collection. Awal merambah ke
marketplace, ia menemukan semangat baru untuk berjualan.
“Alhamdulillah awalnya per hari dapat 15 orderan, seiring perkembangannya sampai saat ini terus mengalami peningkatan permintaan produk Tans Collection,” katanya.
Baca juga: Jabar Tawarkan Dua Kawasan Industri Rebana ke Investor Timur TengahVita memang bercita-cita untuk menjadi penjual papan atas yang produknya kian diminati di pasaran. Sehingga ia rela untuk menerapkan margin yang tipis dalam penjualan produknya.
Hal itu dilakukan sebagai salah satu strateginya untuk meningkatkan penjualan produk. Kendati demikian, ia yang semakin memahami seluk-beluk berjualan online mulai memiliki pola pikir maju dan tidak bisa terus menerapkan hal itu saja.
“Jadi aku mulai berpikir untuk open
reseller. Dari situ juga aku juga mulai sedikit menaikkan margin,” katanya.
![Bakat Jualan dari Kecil, Muslimah Ini Sukses Kembangkan Usaha Busana Wanita]()
Dalam kurun waktu satu minggu, Tans Collection mampu memproduksi pakaian sebanyak 2.500 pcs. Dari jumlah produksi tersebut, Vita mengaku mampu menjual sebanyak 350 potong per hari.
“Alhamdulillah omzet sekarang sudah mencapai Rp1,5-2 miliar per bulan. Buat saya itu semua didapatkan dari perjuangan dan doa orang tua,” tambahnya.
Baca juga: Program Aku Siap Ekspor, Beri Pendampingan IKM Furnitur Go GlobalMelalui kejujuran, lanjut dia, dapat mengembangkan usaha dengan baik. Selain itu, ia masih ingat betul nasihat orang tuanya untuk selalu menjalankan ibadah salat.
“Aku ingin Tans Collection ini bisa terus berkembang, mudah-mudahan bisa punya agen di berbagai pulau,” ujarnya.
(zul)