LANGIT7.ID-, Australia - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Menteri Luar Negeri Penny Wong telah mengeluarkan pernyataan bersama yang menyambut baik
gencatan senjata antara Iran dan Amerika, selama dua minggu. Ini sebagai upaya penyelesaian
konflik di Timur Tengah.
"Penutupan
Selat Hormuz secara
de facto oleh Iran, ditambah dengan serangannya terhadap kapal-kapal komersial, infrastruktur sipil, dan fasilitas minyak dan gas, menyebabkan guncangan pasokan energi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan berdampak pada harga minyak dan bahan bakar," kata mereka, melansir Aljazeera, Rabu (8/4/2026).
"Kami telah menegaskan bahwa semakin lama perang berlangsung, semakin signifikan dampaknya terhadap ekonomi global, dan semakin besar pula korban jiwa," lanjutnya.
Albanese dan Wong mengucapkan terima kasih kepada para mediator antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yaitu termasuk Pakistan, Mesir, Turki, dan Arab Saudi. Australia menyatakan ingin melihat gencatan senjata ditegakkan dan penyelesaian konflik.
Baca juga: Iran Setuju Gencatan Senjata 2 Pekan, Sekaligus Klaim Kemenangan Atas AmerikaIsrael dilaporkan telah menerima perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran, tetapi kami masih menunggu tanggapan resmi dari pemerintah.
Iran Setuju Gencatan SenjataIran mengatakan telah menerima gencatan senjata selama dua minggu. Kesepakatan yang dicapai atas persetujuan Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei itu merupakan "kemenangan" bagi Iran. Sebab Teheran mengklaim gencatan senjata tercapai setelah Trump mau menerima 10 poin tuntutan Iran.
Negosiasi akan dimulai pada hari Jumat di Islamabad, Pakistan, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia akan menangguhkan serangan dengan syarat Teheran setuju untuk sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz.
Selama gencatan senjata, Iran dan AS akan memulai negosiasi yang diharapkan bisa mengakhiri perang yang sudah berlangsung sejak 28 Februari lalu ini.
Baca juga: Iran vs Strategi Serangan Trump: Saatnya Counter Attack ala Mourinho Jadi JawabanMenteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Aragachi menyoroti bahwa selama gencatan senjata, lintasan aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis.
(lsi)