Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 18 Mei 2026
home global news detail berita

Wakaf 200 Tahun Habib Bugak Asyi Masih Mengalir, Jamaah Haji Aceh Terima Rp9,2 Juta

esti setiyowati Senin, 18 Mei 2026 - 13:52 WIB
Wakaf 200 Tahun Habib Bugak Asyi Masih Mengalir, Jamaah Haji Aceh Terima Rp9,2 Juta
Wakaf 200 Tahun Habib Bugak Asyi Masih Mengalir, Jamaah Haji Aceh Terima Rp9,2 Juta. Foto: Dok.Kemenhaj
LANGIT7.ID, Makkah,- - Wakaf produktif kembali menunjukkan manfaat besarnya bagi umat. Pada musim haji 2026, sebanyak 5.426 jamaah haji asal Aceh memperoleh dana manfaat dari Wakaf Baitul Asyi, warisan wakaf yang telah diamanahkan sejak lebih dari 200 tahun silam.

Setiap jamaah menerima bantuan sebesar 2.000 riyal atau sekitar Rp9,2 juta, sebagai bukti bahwa pahala dan keberkahan wakaf terus hidup serta memberi manfaat dari generasi ke generasi.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Nazir Wakaf Baitul Asyi, Dr. Syaikh Abdul Latif Muhammad Baltu, di kawasan Jarwal, Makkah pada Selasa (12/5/2026) lalu.

Baca juga: Gerakan Revolusi Hijau Lahan Wakaf Produktif Dukung Emisi Nol Bersih

Total dana yang disalurkan tahun ini mencapai 11,2 juta Riyal. Dana tersebut berasal dari hasil pengelolaan aset wakaf peninggalan Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Habsyi atau Habib Bugak Asyi, tokoh dermawan asal Aceh yang mewakafkan hartanya lebih dari dua abad lalu untuk kepentingan jamaah haji Aceh di Tanah Suci.

Menurut Syaikh Baltu, wakaf Baitul Asyi tetap terjaga hingga kini berkat pengawasan pemerintah Arab Saudi dan amanah para pengelolanya. Ia menegaskan bahwa manfaat wakaf terus diberikan kepada warga Aceh yang menunaikan ibadah haji sesuai dengan pesan wakaf yang telah diwariskan.

"Wakaf ini dijaga oleh Allah dan Kerajaan Arab Saudi. Sebagai pihak yang diberi amanah, kami terus menyalurkan hak ini kepada mereka yang layak menerimanya, yakni warga Aceh yang datang berhaji," ujar Syaikh Baltu dalam keterangannya pada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah.

Dana yang diterima jamaah merupakan kompensasi dari pengelolaan hotel-hotel wakaf milik Baitul Asyi. Pada awalnya, jamaah Aceh berhak memperoleh fasilitas penginapan gratis di tanah wakaf tersebut.

Baca juga: MUI Gandeng BI Resmikan Wisata Halal Berbasis Wakaf Produktif di Danau Maninjau

Namun karena aset-aset itu kini dikelola secara komersial dan disewakan kepada pihak lain, hasil keuntungannya dibagikan kembali kepada jamaah dalam bentuk uang tunai.

"Program pembagian uang tunai ini sudah berlangsung selama 11 tahun. Total akumulasi dana yang telah dibagikan selama periode tersebut mencapai lebih dari 100 juta Riyal," tambah Syaikh Baltu.

Wakaf Baitul Asyi sendiri diikrarkan oleh Habib Bugak Asyi pada tahun 1224 Hijriah atau 1809 Masehi di hadapan Mahkamah Syariah Makkah. Seiring waktu, aset wakaf tersebut berkembang pesat dan kini diperkirakan bernilai lebih dari 200 juta Riyal atau sekitar Rp5,2 triliun.

Beberapa aset utama wakaf itu berada di sekitar Masjidil Haram, di antaranya Hotel Ajyad setinggi 25 lantai dan Menara Ajyad dengan 28 lantai. Kedua bangunan modern tersebut mampu menampung lebih dari 7.000 orang.

Baca juga: UIN Raden Intan Lampung Dorong Transformasi Wakaf Produktif untuk Pendidikan Islam

Sebagai informasi, pada musim haji tahun ini, Aceh memberangkatkan 5.426 jamaah yang terbagi dalam 14 kloter. Sebagian besar jamaah diberangkatkan melalui gelombang kedua dengan penerbangan langsung menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Pengelola wakaf berharap dana manfaat yang diterima jamaah dapat membantu kebutuhan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 18 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)