Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Sesditjen Bimas Islam: Nabi Muhammad Merupakan Contoh Pemimpin Paling Egaliter

ahmad zuhdi Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:35 WIB
Sesditjen Bimas Islam: Nabi Muhammad Merupakan Contoh Pemimpin Paling Egaliter
Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Muhammad Fuad Nasar. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - - Nabi Muhammad Saw yang hidup di abad ke-7 M ditulis dalam ranking pertama oleh seorang ilmuwan Barat Michael H. Hart dalam bukunya yang terkenal Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar menuturkan, jika ada seorang pemimpin besar yang riwayat hidupnya diketahui dan ditulis secara lengkap sejak dari zaman sebelum lahirnya sampai ia wafat oleh para ilmuwan hingga melahirkan tidak terhitung buku sejarah dari masa ke masa di seluruh dunia dalam berbagai bahasa, itulah Nabi Muhammad Saw.

Baca juga: DMI Salurkan Bantuan Rp1 M untuk Rumah Sakit Hebron di Palestina

Menurut dia, riwayat hidup dan perjuangan Nabi Muhammad tidak hanya ditulis oleh ilmuwan muslim karena keimanan dan kecintaannya kepada Nabi, tapi buku tentang Nabi Muhammad juga banyak yang ditulis oleh ilmuwan di luar Islam yang mengaguminya.

"Semakin jauh jarak waktu antara kehidupan kita sekarang dengan zaman Nabi Muhammad, semakin terasa keagungan risalah dan kesempurnaan ajaran Islam yang disampaikan Nabi kepada seluruh umat manusia," ujar Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar dalam keterangannya, Selasa (19/10).

Ia menuturkan, keteladanan utama Nabi Muhammad sebagai uswatun hasanah adalah keteladanan yang melintasi waktu dan menembus batas zaman. Pemimpin dan siapa pun yang ingin sukses dan bahagia dalam segala situasi, teladanilah kepemimpinan dan sikap hidup Muhammad Rasulullah Saw.

"Nabi Muhammad adalah contoh paling inspiratif seorang pemimpin yang egaliter dalam kehidupan nyata," tuturnya.

Baca juga: Makna Maulid bagi Muhammadiyah, Agama Tak Boleh Berjarak dari Kehidupan Nyata

Pola hubungan antara Nabi Muhammad dengan orang-orang sekelilingnya yang hidup sezaman dan beriman mengikuti risalahnya, dibangun dengan pola hubungan sebagai sahabat nabi, bukan hubungan guru dan murid atau pemimpin dan pengikut. Semua segi kehidupan Nabi Muhammad dalam fungsinya sebagai Nabi dan Rasul menjadi teladan bagi umat manusia yang tak lapuk dimakan zaman.

Nabi Muhammad pernah menggambarkan kebaikan dan keberuntungan orang-orang yang bertemu dengan beliau dan beriman kepada ajaran Islam yang disampaikannya. Namun diungkapkan pula bahwa kebaikan dan keberuntungan bagi orang-orang yang tidak bertemu secara fisik dengan Nabi, tetapi beriman dan taat kepada ajaran Islam yang disampaikan nabi. Islam berarti: patuh, menyerah dan damai. Patuh dan menyerah kepada Allah. Damai kepada sesama manusia.

"Dalam kehidupan sosial, pesan yang sangat kuat dari Nabi Muhammad tentang kualitas hubungan seorang mukmin dengan mukmin lainnya adalah bagai satu bangunan, satu bagian dengan bagian lainnya saling menopang dan memperkuat," tuturnya.

Islam mengajarkan sikap menghargai orang lain. Sikap menghargai orang lain berarti menghormati usianya, menghormati ilmunya, menghormati kepribadiannya, menghormati keyakinannya dan menghormati kemanusiaannya, namun tidak sampai pada pengkultusan sesama manusia.

Ia menambahkan, Nabi Muhammad mengajarkan, setiap muslim adalah saudara bagi muslim lainnya dan sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat kepada manusia lainnya. Islam yang diajarkan Nabi Muhammad mendidik umat manusia dengan ajaran akhlak terhadap Allah, akhlak terhadap sesama makhluk Allah, akhlak terhadap sesama manusia dan akhlak terhadap diri sendiri.

Baca juga: Maulid Nabi Bukan Cuma Momentum Hari Libur Nasional

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)