Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 12 Agustus 2026
home wirausaha syariah detail berita

Cholil Nafis Rintis Koperasi MASM, Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

esti setiyowati Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:17 WIB
Cholil Nafis Rintis Koperasi MASM, Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Cholil Nafis Rintis Koperasi MASM, Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Umat. Foto: Instagram/cholilnafis
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah KH Cholil Nafis merintis Koperasi Mitra Abadi Sejahtera Mulia (MASM) bersama sejumlah pengasuh muda pesantren di sekitar wilayah DKI Jakarta.

Koperasi ini diarahkan sebagai satu ekosistem pemberdayaan yang melibatkan pesantren, santri, dan masyarakat.

Baca juga: Wamenag Optimis Koperasi Pesantren Strategis Wujudkan Pemerataan Kesejahteraan

"Koperasi Mitra Abadi Sejahtera Mulia (MASM). Saya rintis bersama para pengasuh-pengasuh muda pesantren di sekitaran Ibu Kota. Berharap menjadi ‘hamzah washal’ peningkatan kemandirian ekonomi pesantren,” tulis Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dalam unggahan di akun Instagram @cholilnafis, Rabu (12/8/2026).

Ulama kelahiran Sampang, 1 Juni 1975 ini menjelaskan bahwa, koperasi MASM dapat dikembangkan bersama pesantren-pesantren binaan Pesantren Cendekia Amanah. Hubungan tersebut diarahkan menjadi satu ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan kegiatan produksi, pengadaan, pengolahan, hingga pemasaran.

Menurut dia, pesantren memiliki potensi untuk mengembangkan berbagai unit usaha sesuai dengan kondisi dan sumber daya masing-masing.

“Pesantren tidak hanya menjadi lembaga pendidikan dan dakwah, tetapi juga basis pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan,” tulisnya.

Sejumlah sektor yang dapat dikembangkan antara lain usaha sayuran, ayam petelur, dan budidaya ikan. Melalui kegiatan tersebut, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

"Melalui koperasi, pesantren binaan dapat mengembangkan unit usaha sayuran, ayam petelur, dan budidaya ikan sesuai potensi masing-masing," terangnya.

Kiai Cholil menawarkan model yang cukup sederhana, yakni pesantren sebagai produsen, koperasi sebagai agregator, dan masyarakat sebagai pasar.

Baca juga: Menkop Ferry Dorong Sinergi Takaful dan Koperasi, Ekonomi Syariah Ditarget Menjangkau Desa

Dalam skema ini, pesantren menjalankan kegiatan produksi. Sementara koperasi berperan membantu pengadaan sarana produksi, memberikan pendampingan, mengumpulkan hasil produksi, membantu proses pengolahan, sekaligus membuka akses pemasaran.

Ekosistem tersebut juga diarahkan menjadi sarana pembelajaran bagi para santri dalam mengelola usaha produktif. Sementara hasil produksi dapat memenuhi kebutuhan pesantren dan dipasarkan ke masyarakat.

Dari perspektif ekonomi syariah, pendekatan tersebut menempatkan kegiatan ekonomi pada sektor riil yang menghasilkan barang dan jasa. Koperasi berfungsi memperkuat rantai nilai sehingga produk yang dihasilkan pesantren memiliki akses yang lebih luas ke pasar.

“Pada akhirnya, sinergi ini diharapkan membentuk jejaring pesantren yang mandiri secara ekonomi: setiap pesantren memiliki unit produksi, sementara koperasi menjadi penghubung dan penguat rantai nilainya,” pungkas dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 12 Agustus 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:01
Ashar
15:22
Maghrib
17:58
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan