Langit7, Jakarta - Indeks Keyakinan Konsumen pada September 2021 mencapai level 95,5. Hal itu menunjukkan perbaikan aktivitas konsumsi masyarakat sejak pandemi Covid-19.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, peningkatan signifikan terkait aktivitas konsumsi masyarakat terjadi usai melemahnya varian Delta pada Juli dan Agustus lalu.
“Dilihat dari Google Mobility Index kita, sampai dengan 18 Oktober sudah di atas zona positif untuk ritel dan rekreasi. Grocery dan farmasi yang selama ini sudah positif juga tetap bertahan pada level yang cukup tinggi," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10).
Baca juga: Capaian Gemilang, BSI Siap Wujudkan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah GlobalMenurutnya, hal itu menjadi gambaran yang nantinya akan berpengaruh terhadap kegiatan konsumsi dan investasi di dalam negeri.
Saat ini, kata dia, retail sales juga diperkirakan membaik pada September seiring pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah daerah.
Selain itu, pertumbuhan konsumsi listrik, terutama pada sektor bisnis sudah kembali rebound pada level pertumbuhan yang positif. Sementara, sektor rumah tangga mengalami sedikit penurunan, tapi tetap bertahan di zona positif dengan pertumbuhan 3,9.
"Indikator belanja masyarakat juga menunjukkan level pemulihan yang cukup baik dan akan menentukan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga," katanya.
Baca juga: Instrumen Kebijakan dan Penelitan Upaya Kembangkan Ekonomi SyariahData Mandiri Spending Index menunjukkan, adanya varian Delta membuat pukulan keras pada Juli hingga Agustus. Kini mulai terjadi pemulihan pada minggu kedua Agustus dan terus berlanjut hingga Oktober.
“Jadi terlihat sekali bahwa kemauan dan kegiatan belanja masyarakat, baik frekuensi maupun nilainya, sangat dipengaruhi kemampuan kita di dalam mengendalikan Covid-19," tambahnya.
(zul)