LANGIT7.ID - , Jakarta - Pengelolaan tempat cuci tangan di lokasi atau fasilitas umum perlu dijaga dengan baik untuk menegakkan protokol kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO dalam diskusi webinar, Rabu (27/10/2021).
"Di luar itu, di tempat-tempat umum juga ada air bersih dan ada sabunnya. Hanya kadang-kadang kan di tempat umum yang tidak jelas penanggungjawabnya akhirnya airnya kering sabunnya juga kering. Bahkan saya pernah dapat laporan karena tidak jelas penanggungjawabnya, sabunnya diangkat, dibawa pulang," lanjut Imran seperti dikutip dari Antaranews.a jug
Baca juga : Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Angka Kasus Diare dan ISPAImran menambahkan fasilitas cuci tangan yang dikelola dengan baik bisa mendorong penerapan gaya hidup bersih dan sehat, misalnya di sekolah.
"Alhamdulillah sekarang sekolah kan sudah memiliki fasilitas, sarananya, air bersihnya ada, sabunnya ada, jadi mudah dilakukan. Kemudian di rumah mudah-mudahan juga bisa terpenuhi ya," ujar Imran.
Keberadaan fasilitas cuci tangan juga perlu diperkuat dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, Imran juga berharap kebiasaan mencuci tangan dengan sabun juga dapat terus dilakukan meskipun pandemi sudah berakhir.
Ia mengatakan, ada peningkatan gaya hidup untuk mencuci tangan dengan sabun selama pandemi COVID-19.
"Jadi memang kita bangun terus edukasi untuk memahami pentingnya kenapa harus mencuci tangan pakai sabun. Bukan saat pandemi saja. Saya rasa juga setelah pandemi pun mudah-mudahan CTPS harus terus dilakukan. Menyampaikan yang baik dan benar itu tidak boleh lelah," ujar Imran.
"Apalagi karena memang cuci tangan pakai sabun sudah kita kampanyekan sebelum pandemi ya, khususnya untuk anak-anak sekolah. Jadi saat ini bukan hanya anak-anak sekolah, tapi juga tentunya juga orang tua, siapa pun yang ada di mana pun ya," tambahnya.
(est)