Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 07 Oktober 2026
home global news detail berita

Putusan MK soal Gibran Mendunia, Media Asing Soroti Dokumen Pendidikan

esti setiyowati Rabu, 07 Oktober 2026 - 21:06 WIB
Putusan MK soal Gibran Mendunia, Media Asing Soroti Dokumen Pendidikan
MK Tak Diskualifikasi Gibran, Media Asing Soroti Ijazah Setara SMA. Foto: MK
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menarik perhatian sejumlah media asing.

Beberapa media seperti The Straits Times, ABC News, dan Reuters menyoroti tentang keputusan MK yang tidak membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya sebagai wakil presiden.

Baca juga: Gibran Tanggapi Putusan MK: Saat Ini Ingin Fokus Sukseskan Program Presiden

Media asing itu juga memberi perhatian pada pernyataan MK yang tidak menemukan bukti bahwa Gibran memiliki ijazah setara Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sekolah derajat.

Reuters memberitakan tentang pendidikan setingkat SMA yang menjadi salah satu syarat pencalonan presiden dan wakil presiden di Indonesia.

Namun, dokumen pendidikan Gibran saat pencalonan pada Pemilu 2024, yang diputuskan tidak lengkap, tidak menjadikannya kehilangan jabatan.

“Meski Mahkamah tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah luar negeri yang setara dengan tamat sekolah menengah atas atau sekolah lain yang sederajat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu, Mahkamah tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasinya sebagaimana diminta para pemohon,” kata Hakim Konstitusi Adies Kadir seperti dikutip Reuters.

Sorotan yang sama juga dilaporkan media Australia, ABC News. Dalam laporannya, ABC News menuliskan bahwa Gibran pernah menempuh pendidikan di Orchid Park Secondary School di Singapura dan di UTS Insearch di Australia.

Hanya saja, tulis ABC News, kedua pendidikan yang ditempuh Gibran tidak dikategorikan setara dengan SMA.

Baca juga: Peluang Besar Pemakzulan Wapres Gibran, Usai Terbukti Tak Miliki Ijazah dan Membohongi Publik

"ABC telah menghubungi UTS College untuk memverifikasi riwayat pendaftaran Gibran sekaligus meminta tanggapan. Namun, pihak institusi menolak memberikan keterangan dengan alasan undang-undang privasi yang berlaku di Australia," lapor ABS News.

Sementara The Straits Times, menyoroti riwayat pendidikan putra pertama mantan Presiden RI Joko Widodo yang sebagian besar dihabiskan di luar negeri, yakni Singapura dan Australia.

The Straits Times menuliskan pendidikan Gibran berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia.

Gibran menempuh pendidikan di Orchid Park Secondary School di Singapura pada 2002 hingga 2004. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Insearch, perguruan tinggi yang berafiliasi dengan University of Technology Sydney (UTS), Australia, dari 2004 hingga 2007.

Ia kemudian meneruskan studinya di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan menyelesaikan gelar sarjana di bidang pemasaran pada 2010. Gelar tersebut diberikan oleh University of Bradford di Inggris melalui kerja sama dengan MDIS."

Meski gelar sarjana Gibran tidak dipermasalahkan, The Straits Times mempertanyakan keabsahan dokumen yang diajukan Gibran ke KPU sebagai bukti bahwa ia telah menyelesaikan pendidikan setingkat SMA.

Baca juga: MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Bondan Prakoso Bersuara

"Gibran hanya menyerahkan transkrip akademik dan surat keterangan pernah mengikuti pendidikan, bukan ijazah sekolah menengah atas," tulisnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 07 Oktober 2026
Imsak
04:10
Shubuh
04:20
Dhuhur
11:44
Ashar
14:46
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan