LANGIT7.ID, Jakarta - Murtad merpakan perkara menyedihkan. Perbuatan tersebut tak sepatutnya dibanggakan, apalagi sampai dipamerkan kepada publik dengan alasan apa pun.
Orang yang pindah agama dari Islam kepada agama lain disebut murtad. Umat Islam tak perlu menghadiri upacara pindah agama sesorang yang murtad.
Hal ini disampaikan KH Didin Hafidhuddin. Orang yang murtad tak perlu bangga atas pilihannya apalagi sampai memamerkannya kepada publik.
“Itu bukan kebanggan, itu sesuatu yang menyedihkan sebenarnya dari muslim menjadi nonmuslim, dan saya berharap tidak usahlah dipamerkan sesuatu yang berkaitan dengan perpindahan agama. Silakan masing-masing saja,” katanya dikutip Kalam Tv, Sabtu (30/10/2021).
KH Didin mengimbau umat Islam tak ikut-ikutan menyebarkan berita murtadnya seseorang, apakah ia publik figur, kerabat, teman, dan sebagainya. Menyebarkan kabar terkait pindah agama dapat menjadi syiar buruk bagi ummat Islam.
“Atau juga misalnya ceramah yang menghujat Islam lebih baik dihapus,” imbuhnya.
Pada sisi lain, Kiai Didin mengimbau agar terus mendoakan mereka yang murtad kembali kepada jalan kebenaran dan diberi hidayah oleh Allah. Perbanyak doa perlindungan diri agar Allah senantiasa menjaga iman dan Islam kita.
“Kita jangan suka terpengaruh dan menyebarkan berita-berita yang kita sendiri sebenarnya bergetar hati kita ketika orang dengan bangganya pindah agama,” tutur Kiai Didin.
(bal)