Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home masjid detail berita

Nasaruddin Umar: Menara Masjid di Zaman Nabi untuk Kontrol Sosial

fajar adhitya Senin, 22 November 2021 - 09:05 WIB
Nasaruddin Umar: Menara Masjid di Zaman Nabi untuk Kontrol Sosial
Masjid Kassim, Kembangan. Foto: iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Menara merupakan instrumen yang hampir selalu ada dalam setiap bangunan masjid. Saat ini, menara masjid hanya berfungsi sebagai tempat pengeras suara untuk menyiarkan adzan.

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengatakan, menara masjid bukanlah untuk gagah-gagahan. Pada zaman Rasulullah, menara masjid difungsikan untuk memantau kemakmuran masyarakat sekitarnya.

Kiai Nasaruddin mengatakan, menara masjid Nabi tidak hanya dipakai adzan, tapi melihat dari ketinggiann rumah-rumah mana yang tidak berasap dapurnya. Ini satu hal penting fungsi menara masjid sebagai kontrol sosial.

Baca Juga: Istiqlal Jadi Inspirasi 10 Masjid Dunia Ramah Lingkungan

“Lalu sahabat turun menjembatani dan bertanya kenapa dapurnya tidak berasap, mungkin tidak ada yang bisa dimasak. Jadi menara masjid itu bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk sosial kontrol,” katanya dalam Webinar MLH PP Muhammadiyah bertajuk Masjid Ramah Lingkungan (Eco-Mosque, Green Mosque, dan Smart-Mosque), dikutip Senin (22/11/2021).

Zaman dahulu, pada daerah-daerah tertentu di wilayah kepulauan, menara dapat difungsikan sebagai mercusuar pelayaran. Seperti yang pernah dilakukan pada Masjid Raja H Abdul Ghani di Desa Buru, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Kepulauan Buru.

Baca Juga: Mengenal 6 Ragam Kuliner Daerah Cianjur yang Wajib Coba

Secara fisik menara tidak mempunyai fungsi dominan. Saat ini fungsi menara lebih bersifat estetika visual dan simbol spiritual. Secara universal menara merupakan simbol Islam dan identitas masyarakat muslim di suatu wilayah.

Pada era Rasulullah, masjid sekaligus menjadi semacam sekretariat negara. Dari masjid Nabi Muhammad mengatur segala urusan dari yang mikro sampai makro.

Baca Juga: Nasaruddin Umar: Konsep Masjid Ramah Lingkungan Ada di Al Isra Ayat 1

Masjid Nabi juga berfungsi sebagai baitul maal yang berfungsi untuk menciptakan lingkugan hidup sehat. Selain itu, masjid Nabi juga berfungsi sebagai kantor peradilan, rumah sakit, latihan militer, dan balai pertunjukan seni.

“Tugas kita adalah bagaimana kita menciptakan masjid yang dalam perspektif Indonesia tidak lain adalah masjid sebagai sentral kegiatan umat,” katanya.

Baca Juga: Menag Yaqut Temui Menteri Urusan Islam Saudi, Ini Hasilnya

Baca Juga: 5 Masjid dengan Pemandangan Alam Terbuka, Nomor 1 Ada di Puncak

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)