Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home wirausaha syariah detail berita

Indonesia Bakal Alami Resesi Akibat Inflasi Dunia

mahmuda attar hussein Sabtu, 27 November 2021 - 10:30 WIB
Indonesia Bakal Alami Resesi Akibat Inflasi Dunia
Managing Director Political Economy & Policy Studies (PEPS), Prof. Anthony Budiawan. Foto: Langit7/Attar
Langit7, Jakarta - Inflasi dunia menunjukan tanda-tanda kenaikan signifikan. Biro Statistik Inggris melaporkan, dilihat consumer price index (CPI) inflasi melesat 4,2 persen di bulan Oktober dari tahun sebelumnya (yoy).

Inflasi Inggris di bulan Oktober menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir, tepatnya sejak November 2011. Inflasi tersebut lebih dari dua kali lipat dari target bank sentral Inggris.

Hal yang sama juga terjadi di zona euro, di mana inflasinya tumbuh 4,1 persen yoy, jauh di atas target European Central Bank sebesar 2 persen.

Baca juga: Ekonom Sebut Terjadi Masalah Supply Chain di Situasi Pandemi

Kenaikan harga produsen juga terjadi di Eropa yang naik sebesar 16.3 persen, China 13,5 persen, dan AS sekitar 8.6 persen.

Pemerintah AS beberapa waktu lalu melaporkan inflasi CPI di bulan Oktober dilaporkan tumbuh 6,2 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan bulan September 5,4 persen yoy. Inflasi tersebut merupakan yang tertinggi dalam 30 tahun terakhir.

"Saya rasa sulit dihindari bahwa kita akan resesi, karena ekonomi kita kemampuannya akan menurun," jelas Managing Director Political Economy & Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan di Webinar Pemuliuan Ekonomi di Tengah Kenaikan Inflasi Dunia, Jumat (26/11).

Baca juga: Pemerintah Dinilai Kurang Tegas Atasi Pandemi Covid-19

Ia menyebutkan, kebijakan ekonomi global bakal berdampak pada Indonesia. Di mana pendapatan negara atau APBN akan terancam menurun.

"Sehingga nantinya komoditas, devisa, dan neraca transaksi berjalan defisitnya akan mengalami peningkatan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, akan terjadi dolar outflow. Artinya, rupiah terancam terdepresiasi.

"Maka hal itu akan terjadi konsekuensi logis. Di mana Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan," kata dia.

Baca juga: DPR: Keputusan MK soal UU Ciptaker Final dan Mengikat

Menurutnya, jika hal itu benar-benar terjadi, ditambah dengan rencana kebijakan kenaikan pajak pada tahun mendatang maka akan membebani daya beli masyarakat.

"Selain itu, jika pandemi pada tahun depan masih belum berakhir juga akan menyebabkan Indonesia masuk ke dalam resesi," jelasnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)