LANGIT7.ID, Jakarta - PT Indonesia Connets Plus (ICON+) berkomitmen mendukung pertumbuhan industri electornik sport (e-Sport) tanah air dengan menjamin akses internet hingga pelosok negeri. Internet merupakan penopang utama industri permainan daring.
Vice President of Beyond kWh ICON+, Pratama Adieputra Suseno mengatakan, pertumbuhan industri e-Sport merupakan bagian dari perkembangan industri 4.0. Pada saat yang sama, kebutuhan internet terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap permainan daring.
“Jadi industri game terus berubah dan bergerak dengan cepat. ICON+ melihat bahwa e-Sport adalah industri yang perlu kita dukung. Selain penyediaan internet, kita juga mendukung dari segi lain seperti server, koneksi network, dan sebagainya,” tutur Pratama dalam Webinar dan Talkshow
Langit7.id bertajuk 'Membidik Industri e-Sports di Indonesia', Selasa (30/11/2021).
Baca Juga: Umat Islam Harus Berperan Aktif dalam Industri e-SportPratama memaparkan, penetrasi internet di Indonesia saat ini masih menyisakan ruang kosong sebesar 25 persen. Artinya, masih ada sejumlah wilayah di Indonesia yang belum terhubung dalam jaringan, terutama di wilayah-wilayah pelosok atau 3T (terdepan, terpencil dan tertinggal).
Sebagai entitas anak PT PLN (Persero), ICON+ menggunakan strategi pendekatan yang berbeda dibanding perusahaan sejenis dalam mendukung industi e-Sport. Pratama mengungkapkan, ICON+ memiliki keunggulan jangkauan infrastruktur hingga wilayah 3T.
Baca Juga: Perkembangan Industri eSports di Indonesia Hingga Lahirnya Tim JawaraICON+ telah merilis produk ICONect yang memakai sistem fiber optik dengan mengandalkan tiang-tiang listrik PLN. Sehingga konektifitas internet dapat menjangkau hingga daerah pelosok karena tiang PLN ada di seluruh Indonesia.
“Jadi, di mana ada listrik di situ ada internet. Sehingga investasi yang kita keluarkan lebih murah. Ini salah satu dukungan kita terhadap ekosistem industri e-Sport tanah air dengan menghadirkan internet yang menjangkau dan terjangkau,” imbuhnya.
Baca Juga: Tim E-sports Indonesia Rebut Gelar Runner Up di FFAC 2021Penyediaan internet dari wilayah pinggiran Indonesia ini yang menjadi basis strategi bisnis ICON+. Lalu, dengan hadirnya internet hingga pelosok negeri, pencarian bibit-bibit unggul atlet e-Sport akan lebih inklusif.
“Karena kita tidak tahu bibit dari creator, developer, gamers itu dari mana saja. Jangan sampai hanya mendukung di Pulau Jawa saja, tapi seluruh Indonesia dari barat sampai timur,” katanya.
Baca Juga: Bamsoet Dukung Kebijakan Panglima TNI di Papua, Tegas dan Humanis(zhd)