LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), KH Adian Husaini berharap umat Islam saat ini dapat mengambil pelajaran dari para pendiri bangsa bagaimana berdakwah secara profesional. Hal itu disampaikan dalam 'Pidato Akhir Tahun Ketua Umum DDII'.
“Kalau kita berkaca pada sikap hidup, keteladanan, dan konsistensi mereka dalam berdakwah, kita akan merasa kecil, apa yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan dakwah mereka,” kata Adian, Selasa (28/12/2021) malam secara virtual.
Adian menjelaskan, perjuangan dakwah di Indonesia tak dapat dilepaskan dari peranan Partai Masyumi dan para tokoh di dalamnya seperti Mohammad Natsir, KH Hasyim Asyari, Ki Bagus Hadikusumo, dan Syafrudin Prawiranegara. Di antara mereka pula kelak mendirikan Dewan Da'wah pada 26 Februari 1967.
Baca Juga: Dewan Dakwah: Pesantren dan Santri Harus Respon Perubahan agar Tidak Tergilas ZamanAdian menerangkan, ulama dan cendekiawan muslim selain aktif berdakwah juga gigih memerjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sejarah perjuangan umat Islam untuk kedaulatan NKRI dapat dilacak dari berdirinya Syarikat Islam (SI).
“Itu gerakan perlawanan nasional pertama, saat itu gerakan Islam menghendaki agar bangsa Indonesia mandiri mengatur dirinya sendiri,” kata Adian.
Perjuangan dai dan umat Islam terus berlanjut pada masa pendudukan Jepang hingga tercapainya Proklamasi Kemerdekaan RI. Kemudian, saat agresi militer Belanda pasca-proklamasi, KH Hasyim Asyari menggelorakan perjuangan dengan menelurkan Resolusi Jihad, Ki Bagus Hadikusumo dari Muhammadiyah pada 1947 juga turut mendirikan Angkatan Perang Sabil (APS).
Baca Juga: Dewan Dawah Gelar Pelatihan Dai dan Khatib se-Kota Depok“Jadi dulu umat Islam pernah bersatu di bawah satu kepemimpinan,” kata Adian.
Adian menambahkan, perjuangan dakwah para pendiri bangsa tak pernah padam meskipun mengalami represi dan politik pecah belah. Para ulama selalu berupaya menjalin silaturahim dan menyamakan pandangan.
“Saya coba merenungkan bagaimana bapak-bapak kita waktu itu ketika Masyumi tidak bisa dihidupkan lagi, bapak-bapak kita tidak menjawab dengan emosional, tetapi menjawab dengan strategi, bermusyawarah, dan merumuskan langkah baru,” ujarnya.
Baca Juga: Pengurus Dewan Dawah Kabupaten Bekasi Resmi DilantikBaca Juga: Usai Tersingkir dari Piala AFF, Pelatih Singapura Mengundurkan Diri(zhd)