LANGIT7.ID - Hidayah datang tak pernah disangka-sangka masuk dari pintu mana. Seperti yang dialami seorang wanita di Amerika Serikat. Wanita yang kini bernama Khadijah (60) memutuskan menjadi mualaf setelah menonton Resurrection: Ertugrul, serial TV Turki yang sangat populer.
Wanita yang tinggal Wisconsin itu menemukan serial tersebut di platform Netflix. Dia mulai tertarik dengan Islam setelah menonton beberapa episode dari serial tersebut. "Itu adalah sejarah yang saya tidak tahu apa-apa," kata Khadijah, dikutip Anadolu Agency, Kamis (30/12/2021).
![Tertarik pada Islam Usai Nonton Serial Ertugrul, Wanita Amerika Ini Putuskan Jadi Mualaf]()
Salah satu episode yang membuat Khadijah tertarik adalah dialog pemeran Muhyiddin Ibn Arabi. Dialog dari sang aktor membuatnya banyak berpikir dan terkadang menangis. Pada akhirnya, serial itu membawa pengaruh besar dalam hidupnya.
"Saya suka belajar sejarah baru. Itu membuka mata saya terhadap apa yang saya ketahui, tentang agama dan mencoba untuk mencari lebih dalam," ucap Khadijah.
Keingintahuan Khadijah terhadap sejarah membuatnya menonton serial tersebut. Dari situ ia menemukan Islam. Ia merupakan penganut Katolik. Ia menghapus semua tanda penganut Katolik di kepalanya setelah mengenal Islam.
Dia mulai mencari masjid untuk membaca Kitab Suci Al-Qur'an lengkap dengan terjemahan bahasa Inggris. Ia ingin mempelajari Islam dari sumbernya, yakni Al-Qur'an. Ia mengaku terkejut saat pertama kali menemukan masjid.
"Saya menjadi muslim pada hari itu," katanya mengenang.
Mendapat Ujian Setelah Jadi Muslim Khadijah mengawali perjalanan spiritualnya dengan banyak ujian. Saat mengumumkan telah menjadi seorang muslim, dia mendapatkan respon tak terduga dari teman-temannya. Dia dianggap telah cuci otak.
Saya tidak lagi membahas masalah ini dengan orang-orang. Saya tidak mengganggu keyakinan mereka. Mereka seharusnya tidak punya alasan untuk mengganggu saya juga," tutur Khadijah.
Sering digambarkan sebagai Game of Thrones ala Turki, Kebangkitan: Ertugrul menceritakan kisah sebelum berdirinya Kesultanan Utsmani di Anatolia abad ke-13. Ini menggambarkan perjuangan Ertugrul Gazi, ayah dari Usman Gazi Sultan pertama Daulah Utsmaniyah.
(jqf)