LANGIT7.ID, Jakarta - Dewan Da’wah Islamiyah Indoneisa (DDII) akan memasuki usianya yang ke-55 pada 26 Februari mendatang. Usia setengah abad lebih tentu merupakan usia yang matang untuk ukuran sebuah organisasi.
Kabid Humas Pemuda Dewan Da’wah Imanuddin Kamil mengatakan, usia setengah abad belumlah apa-apa jika dibandingkan dengan usia dan perjalanan da'wah itu sendiri. Sebab usia da'wah lebih panjang dari usia manusia, melampaui umur generasi, melewati ajal umat atau bahkan organisasi.
Karena itu pendiri Dewan Da'wah, Mohammad Natsir
Allahu Yarham menyematkan satu semboyan khasnya, yakni risalah merintis, dakwah melanjutkan. “Bahwa amanah da'wah memang tugas yang berkesinambungan, estafet turun temurun sampai hari kiamat nanti,” kata Imanuddin dalam keterangan tertulis kepada
Langit7.id, Selasa (4/1/2022).
Baca Juga: Dewan Dawah ajak Umat Islam Teladani Ulama Pendiri BangsaMenutup akhir tahun 2021, Ketua Umum Dewan Da'wah periode 2020-2025, Adian Husaini menyampaikan pidato akhir tahun bertema, “Menyambut 55 Tahun DDII, Dengan Da'wah Kita Ada”. Pidato tersebut menegaskan kembali eksistensi Dewan Da'wah sebagai organisasi yang konsen dengan da'wah.
“Bahwa perjalanan da'wah di negeri ini tidak pernah berhenti dan tidak boleh mengendor apalagi mati,” imbuh Imanuddin.
Kalimat “Dengan Da'wah Kita Ada" merupakan sebuah pengakuan yang menyiratkan peleburan diri dalam da'wah bagi generasi masa kini. Bahwa eksistensi seorang muslim adalah da'wah dan tak bernilai tanpanya.
Baca Juga: Pengurus Dewan Dawah Kabupaten Bekasi Resmi DilantikImanuddin menjelaskan, usia 55 tahun Dewan Da'wah sejak didirikan pada 26 Februari 1967 di Masjid Al Munawarah Jakarta, dalam capaian organisasi telah menorehkan prestasi yang tidak bisa dipandang kecil. Kini di usianya yang setengah abad lebih, Dewan Da'wah telah memiliki perwakilan di 32 provinsi.
Kemudian mengelola 25 kampus Da’wah Akademi Dakwah Indonesia (ADI) dan Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah (STID) Mohammad Natsir sebagai pusat pengkaderan dengan ribuan kader da’i yang telah dibinanya. Selain itu, Dewan Da'wah juga telah menempatkan ratusan da’i yang tersebar di berbagai pelosok Nusantara dengan ratusan bahkan ribuan masjid yang telah dibangunnya.
Dalam menghadapi tantangan da'wah yang semakin kompleks, Dewan Da'wah berkolaborasi dengan berbagai lembaga demi meningkatkan kualitas da'i dengan menggulirkan program Pendidikan Kader Ulama (PKU). Saat ini tercatat ada sekitar 250 lebih kader PKU yang telah dilahirkan menamatkan S2 dan terdapat 69 yang menyelesaikan strata S3.
Baca Juga: Kemenag: Kebesaran Indonesia Hasil Padu Banyak PerbedaanSebuah kado spesial di usia ke-55 ini, Dewan Da’wah akan menggelar Rakornas di Sumatera Barat, di daerah kelahiran sang pendiri, Buya Mohammad Natsir. Pilihan tempat Rakornas ini tentu memiliki makna tersendiri bagi para pengurus yang ingin menapaktilasi jejak sang pendiri.
Adapun tagline yang diangkat Rakornas kali ini yaitu, “Menguatkan Organisasi, Mengokohkan NKRI”.
Baca Juga: Dewan Dawah Gelar Pelatihan Dai dan Khatib se-Kota Depok(zhd)