LANGIT7.ID, Jakarta - Islam sebagai agama yang universal mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam urusan makan dan minum. Allah melarang hambanya untuk tidak makan dan minum secara berlebihan.
Surat Al Araf ayat 31.
۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ࣖ
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat: Ruh di Alam Barzakh Tak Bisa Kembali ke Dunia Dilansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ibnu ‘Asyûr berpendapat dalam kitabnya
at-Tahrîr wat-Tanwîr, ayat di atas terdapat prinsip-prinsip pemeliharaan kesehatan, khususnya mengenai makanan. Perintah di atas berupa anjuran dan tuntunan untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum, bukan sebagai bentuk pengharaman.
Ukuran berlebihan pada ayat tersebut menurut Ibnu ‘Asyur adalah maslahat untuk setiap orang. Lebih jelas, ukurannya adalah keseimbangan seperti diperintahkan dalam surat Al-A‘raf ayat 7, berikut penggalan firman-Nya:
Baca Juga: Dr Tohirin: Dalam Islam Tidak Ada Reinkarnasi قُلْ اَمَرَ رَبِّيْ بِالْقِسْطِۗ ….
“Katakanlah, “Tuhanku menyuruhku berlaku adil….”
Pesan tersirat dalam surat Al Araf ayat 31, yaitu makan dan minum terlalu sedikit atau banyak, dapat berpengaruh pada kesehatan seseorang. Jika makan dan minum terlalu banyak, maka tubuh akan menampung kelebihan kalori yang akan mengakibatkan berat badan naik dan menderita obesitas hingga kematian.
Baca Juga: 4 Mutiara Berikut Antarkan Manusia sebagai Makhluk TerbaikDemikian pula, jika asupan makan dan minum terlalu sedikit akan berakibat kurangnya gizi dan mudah terserang penyakit.
Baca Juga: Lakukan Ini jika Mendapati Waktu Maghrib di Perjalanan(zhd)